Berita BUMN

Pergantian Direksi Perumnas: Serikat Karyawan Minta Erick Thohir Copot Lagi Direksi Tidak Kompeten

Dua hari setelahnya, para karyawan mengirimkan karangan bunga ke kantor Kementerian BUMN untuk menyuarakan kondisi yang terjadi di Perum Perumnas.

Istimewa
Karangan Bunga Karyawan Perumnas 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Di tengah situasi krisis Covid-19, Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) Erick Tohir melakukan perombakan jajaran direksi BUMN pada Rabu (06/05/2020).

Jajaran direksi yang digantikan termasuk di Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas).

Tiga dari lima direksi yang dicopot tersebut adalah Bambang Tri Wibowo sebagai Direktur Utama, Eko Yuliantoro sebagai Direktur Keuangan dan SDM, dan Galih Prahananto sebagai Direktur Korporasi dan Pengembangan Bisnis.

Sebagai gantinya Erick Thohir mengangkat Budi Saddewa Soediro sebagai Direktur Utama, Oni Febriarto Rahardjo sebagai Wakil Direktur Utama dan Muhammad Hanugroho sebagai Direktur Keuangan.

Oni Febrianto juga ditugaskan di bidang Sumber Daya Manusia Perusahaan Umum (Perum) Pembangunan Perumahan Nasional.

Selain itu Menteri BUMN juga mengubah nonmenklatur jabatan anggota direksi perumnas yaitu Direktur Keuangan dan SDM menjadi Wakil Direktur Utama dan Direktur Keuangan. Sedangkan Direktur Pertanahan dan Hukum menjadi Direktur Hukum.

Dua hari setelahnya, ada karyawan mengirimkan karangan bunga ke kantor Kementerian BUMN untuk menyuarakan kondisi yang terjadi di Perum Perumnas.

Terdapat belasan karangan bunga yang tersemat pesan eksplisit, beberapa di antaranya bertuliskan dukungan dan ucapan terima kasih kepada Erick Tohir  atas pergantian ini.

Para karyawan merasa kurang lega atas pergantian tiga dari lima direksi Perumnas.

Mereka menilai, dua direksi lain yang masih bertahan harus ikut dicopot karena tidak kompeten.

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved