Berita Pati

Update Kebakaran Kapal di Juwana Pati, Berikut Kronologinya

Kebakaran terjadi di Dok Kapal “Putra Usaha Barokah” milik Lasdi yang beralamat di Desa Bendar RT 3 RW 4 Kecamatan Juwana

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Berikut keterangan dari Kasat Polair Polres Pati Iptu Sutamto terkait kejadian kebakaran dua kapal di Juwana, Pati, tadi malam, Jumat (8/5/2020) sekira pukul 18.10 WIB.

Kebakaran terjadi di Dok Kapal “Putra Usaha Barokah” milik Lasdi yang beralamat di Desa Bendar RT 3 RW 4 Kecamatan Juwana.

Terdapat dua kapal yang dilalap si jago merah.

Pertama, Kapal Motor Nelayan (KMN) Banyu Urip Agung alias Jasa Mina Makmur Jaya (kapal penampung) GT 199 milik  Didik Anggoro, warga Desa Bajomulyo Kecamatan Juwana.

Update Corona Jateng: Dua PDP Covid-19 Asal Salatiga Meninggal Dunia

Daftar Ponsel Harga Rp 2 Jutaan Bulan Mei 2020, Xiaomi Oppo Realme Vivo hingga Samsung

Sudjiwo Tedjo Bandingkan Pengakuan Keluarga ABK Kapal China & Menlu yang Bertentangan: Jadi Bingung

Kisah di Balik 20 Gundik Raja Thailand yang Temani di Hotel saat Lockdown, Panggilan pun Pakai Angka

Bagian kapal yang terbakar ialah kamar nahkoda, kamar anak buah kapal (ABK), dan semua kamar mesin (anjungan kapal).

Kedua, Kapal Cantrang KMN Bintang Mas Muda GT 148 milik Suwarno, warga Desa Bendar Kecamatan Juwana. Bagian kapal yang terbakar ialah dinding kamar ABK. 

Menjelaskan kronologi kejadian, Sutamto memaparkan, mulanya seorang tukang kayu bernama Sutarno tengah berada di mes dok CV Putra Barokah yang berjarak sekira 200 meter dari lokasi kebakaran.

Pukul 18.10 ia melihat kobaran api pada kapal Banyu Urip Agung di atas rel dok.

“Melihat kejadian itu, dia langsung menghubungi pemilik kapal dan pemilik dok. Dia juga menghubungi Puji Kristianto, pengurus kapal,” ucap Sutamto melalui keterangan tertulis, Sabtu (9/5/2020).

Api dapat dipadamkan sekira pukul 19.30 setelah dikerahkan 3 unit mobil damkar Pemkab Pati, dua unit damkar milik PT Garudafood, satu unit Armoured Water Canon (AWC) Polres Pati, dan delapan truk tangki air.

“Penyebab kebakaran sampai saat ini belum diketahui secara pasti. Masih tahap penyelidikan oleh Tim Inafis Polres Pati,” jelas dia.

Sutamto menyebut, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Adapun kerugian material diperkirakan sekira Rp 200 juta.

Angka ini jauh lebih rendah dari perkiraan kerugian yang disebutkan petugas kemarin, yakni antara Rp 3 sampai 4 miliar. (Mazka Hauzan Naufal)

Pilu, Bocah 8 Tahun Dijemput untuk Karantina: Pakaian yang Dibawa Menyembul dari Kresek Indomaret

Update Corona Jateng: Dua PDP Covid-19 Asal Salatiga Meninggal Dunia

Sempat Menghebohkan Dunia, Misteri Sinyal Tanda Bahaya di Laut Bangka Akhirnya Terungkap 

Sudjiwo Tedjo Bandingkan Pengakuan Keluarga ABK Kapal China & Menlu yang Bertentangan: Jadi Bingung

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE: 

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved