Kamis, 4 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Update Kebakaran Kapal di Juwana Pati

Kebakaran terjadi di Dok Kapal “Putra Usaha Barokah” milik Lasdi yang beralamat di Desa Bendar RT 3 RW 4 Kecamatan Juwana

Tayang:

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Berikut ini video update kebakaran kapal di Juwana Pati. 

 Berikut keterangan dari Kasat Polair Polres Pati Iptu Sutamto terkait kejadian kebakaran dua kapal di Juwana, Pati, tadi malam, Jumat (8/5/2020) sekira pukul 18.10 WIB.

Kebakaran terjadi di Dok Kapal “Putra Usaha Barokah” milik Lasdi yang beralamat di Desa Bendar RT 3 RW 4 Kecamatan Juwana.

Terdapat dua kapal yang dilalap si jago merah.

Pertama, Kapal Motor Nelayan (KMN) Banyu Urip Agung alias Jasa Mina Makmur Jaya (kapal penampung) GT 199 milik  Didik Anggoro, warga Desa Bajomulyo Kecamatan Juwana.

Bagian kapal yang terbakar ialah kamar nahkoda, kamar anak buah kapal (ABK), dan semua kamar mesin (anjungan kapal).

Kedua, Kapal Cantrang KMN Bintang Mas Muda GT 148 milik Suwarno, warga Desa Bendar Kecamatan Juwana. Bagian kapal yang terbakar ialah dinding kamar ABK. 

Menjelaskan kronologi kejadian, Sutamto memaparkan, mulanya seorang tukang kayu bernama Sutarno tengah berada di mes dok CV Putra Barokah yang berjarak sekira 200 meter dari lokasi kebakaran.

Pukul 18.10 ia melihat kobaran api pada kapal Banyu Urip Agung di atas rel dok.

“Melihat kejadian itu, dia langsung menghubungi pemilik kapal dan pemilik dok. Dia juga menghubungi Puji Kristianto, pengurus kapal,” ucap Sutamto melalui keterangan tertulis, Sabtu (9/5/2020).

Api dapat dipadamkan sekira pukul 19.30 setelah dikerahkan 3 unit mobil damkar Pemkab Pati, dua unit damkar milik PT Garudafood, satu unit Armoured Water Canon (AWC) Polres Pati, dan delapan truk tangki air.

“Penyebab kebakaran sampai saat ini belum diketahui secara pasti. Masih tahap penyelidikan oleh Tim Inafis Polres Pati,” jelas dia.

Sutamto menyebut, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Adapun kerugian material diperkirakan sekira Rp 200 juta.

Angka ini jauh lebih rendah dari perkiraan kerugian yang disebutkan petugas kemarin, yakni antara Rp 3 sampai 4 miliar. (Mazka Hauzan Naufal

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE: 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved