Breaking News:

Didi Kempot Meninggal

Walikota Solo Rudy Usulkan Pemberian Anugerah Skala Internasional Kepada Didi Kempot

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengusulkan pemberian anugerah berupa monumen Didi Kempot sebagai bentuk penghargaan terhadap sang maestro campursari

Editor: galih permadi
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Penyanyi campursari, Didi Kempot saat cek sound sebelum acara program Rosi di Kompas TV di Menara Kompas, Jakarta, Kamis (1/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Para fans Didi Kempot, Sobat Ambyar sangat ingin ada monumen sebagai penghormatan sosok pria asal Solo itu. 

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengusulkan pemberian anugerah berupa monumen Didi Kempot sebagai bentuk penghargaan terhadap sang maestro campursari tersebut.

Pria yang akrab disapa Rudy sedang mengirimkan surat usulan pemberian anugerah kepada musisi berjuluk The Godfather of Broken Heart ini kepada Menteri Sosial (Mensos).

Pilu, Siswi SMP Disetubuhi SG di Kandang Ayam Hingga Hamil, Politisi Nasdem Usul Damai Rp 500 Juta

Munadi Loncat dari Kasur Sambil Teriak Allahu Akbar saat Angin Puting Beliung Terjang Rumahnya

Viral Mbah Slamet Diseret dari Mushola, Dilaporkan ke Ganjar Pranowo, Ini Fakta Sebenarnya

Jangan Tidur Setelah Sahur Jika Tak Ingin Terkena 5 Penyakit Berbahaya Ini

"Ini kita mengirim surat kepada Menteri Sosial supaya ada anugerah penghargaan kepada Mas Didi Kempot sebagai musisi yang punya talenta yang luar biasa," kata Rudy di Solo, Jawa Tengah, Minggu (10/5/2020).

Talenta luar biasa yang dimaksudkan itu adalah ketika Didi Kempot menggelar konser amal di rumahnya dapat mengumpulkan dana miliaran rupiah.

Bahkan, ketika waktunya diperpanjang, penyanyi campursari legendaris Didi Kempot ini berhasil mengumpulkan total dana sebesar Rp 7,6 miliar.

"Talenta yang ditinggalkan dan diwariskan ini adalah ketika konser di rumah itu bisa mengumpulkan dana seketika selama tiga jam Rp 5 miliar lebih, itu baru satu-satunya Mas Didi Kempot," ujar Rudy.

Rudy mengungkapkan, tidak perlu membuat petisi terkait pemberian penghargaan terhadap sang maestro campursari itu.

"Kita sudah pikir ke sana (pemberian anugerah). Kalau dibuatkan monumen mestinya harus buat rancangan dulu. Di Stasiun Balapan boleh, Terminal Tirtonadi juga bisa atau di Taman Tirtonadi. Ini kan banyak (tempat)," ungkap dia.

"Jurug pun juga pernah dinyanyikan oleh Mas Didi. Lha sehingga petisi itu nanti akan kita terima, kita bicarakan dengan tokoh-tokoh seniman dan budayawan sebaiknya di mana," sambung dia.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved