Virus Corona Jateng

Kabar Baik, 10 Pegawai RSUD Kayen Pati Sempat Jadi OTG, Kini Dinyatakan Negatif Corona

Dari 11 karyawan RSUD Kayen yang dikarantina setelah ditetapkan sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG), 10 di antaranya telah dua kali menjalani tes swab.

Istimewa
Bupati Pati Haryanto di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (11/5/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Dari 11 karyawan RSUD Kayen yang dikarantina setelah ditetapkan sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG), 10 di antaranya telah dua kali menjalani tes swab.

Hasilnya, mereka dinyatakan negatif corona.

Sementara, satu orang lagi masih menunggu hasil swab keduanya keluar.

Wanita Ini Shock Anaknya Yang Masih Kelas 6 SD Hamil dan Melahirkan, Apalagi Tahu Siapa Ayahnya

Oknum Kodim 0733 BS Semarang Emosi Dihentikan karena Tak Pakai Masker, Bentak PM & Acuhkan Kapolsek

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun! Remaja Putri Dibunuh dan Diadili Keluarga Kandungnya secara Sadis

Suami Gergaji Leher Istri di Malang, yang Tewas Duluan Suaminya: Muntah dan Jalannya Sempoyongan

Hal tersebut disampaikan Bupati Pati Haryanto di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (11/5/2020).

Ia menjelaskan, sebelumnya, sebelas karyawan RSUD Kayen harus dikarantina karena hasil rapid test mereka reaktif.

Di antara mereka, sebagian menjalani karantina di Hotel Safin, sementara sebagian lainnya di rumah masing-masing.

Rapid test tersebut dilakukan karena RSUD Kayen sempat merawat seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Sekarang, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pati telah menetapkan aturan standar yang mewajibkan para tenaga medis di rumah sakit untuk rutin mengikuti rapid test,” terang Haryanto.

Ia berharap, keluarga dan tetangga dari para tenaga medis bisa memahami prosedur ini dan memberikan dukungannya.

“Jangan malah ditolak ketika tenaga medis hendak isolasi mandiri di rumah,” tegas Haryanto.

Ia meminta masyarakat untuk berhati-hati terhadap persebaran corona, namun jangan berlebihan.

Ia juga berharap, masyarakat bisa terus mengedukasi diri dengan berbagai informasi valid mengenai persebaran corona.

(Mazka Hauzan Naufal)

BMKG Keluarkan Peringatan Tingkat Bahaya Ultraviolet Sinar Matahari 12 Mei, Panduan Waktu Berjemur

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Deni Suherlan Sekda Garut Meninggal Dunia, Sempat Sesak Nafas

Video Merdunya Lantunan Juara MTQ Polda Jateng dari Kebumen

Benjolan di Lidah Bikin Rafathar Kesakitan, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Khawatir Kista

 
Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved