Breaking News:

Berita Jateng

Survei Pembelajaran Jarak Jauh, KPAI: Tidak Interaktif, Hanya Siswa Hanya Diberi Tugas Guru

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sudah menerima 258 atau sekitar 77 persen kasus pengaduan terkait PJJ.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Ilustrasi belajar di rumah. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah mengeluarkan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) karena pandemi virua corona.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sudah menerima 258 atau sekitar 77 persen kasus pengaduan terkait PJJ.

Data pengaduan tersebut diterima sejak 16 Maret sampai 5 Mei 2020.

Oknum Kodim 0733 BS Semarang Emosi Dihentikan karena Tak Pakai Masker, Bentak PM & Acuhkan Kapolsek

Wanita Ini Shock Anaknya Yang Masih Kelas 6 SD Hamil dan Melahirkan, Apalagi Tahu Siapa Ayahnya

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun! Remaja Putri Dibunuh dan Diadili Keluarga Kandungnya secara Sadis

Suami Gergaji Leher Istri di Malang, yang Tewas Duluan Suaminya: Muntah dan Jalannya Sempoyongan

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti  mengungkapkan, sebanyak 97 persen pengaduan terkait PJJ diadukan sendiri oleh siswa dan 3 persen oleh orangtua.

Selain bidang pendidikan, pihaknya juga menerima pengaduan terkait keluarga dan bidang alternatif, sosial dan anak situasi darurat, dan sebagainya.

"Tingginya angka PJJ bidang pendidikan, mendorong KPAI mengadakan survei dengan responden siswa dan guru."

"Survei itu dilakukan 13-21 April 2020 yang meliputi 20 provinsi dan 54 kabupaten/kota," ungkap Retno dalam diskusi yang diselenggarakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Unicef Indonesia secara daring, Senin (11/5/2020).

Menurutnya, sampai hari ini responden dari siswa mencapai 1.700 orang dan untuk guru 575 orang.

Dia menuturkan, dari hasil survei reponden paling banyak menurut jenis kelamin siswa adalah perempuan yakni, sebanyak 68 persen dan laki-laki 32 persen.

"Untuk jenjang pendidikan SMA/SMK/MA sebanyak 65,5 persen, SMP/MTS sebanyak 33,6 persen, SD/MI 1,9 persen," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved