Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kabupaten Tegal

Kabupaten Tegal Berulang Tahun Tanggal 18 Mei 2020, Perayaan Digelar Berbeda

Mengingat masih dalam masa pandemi corona, sehingga kegiatan yang menimbulkan Keramaian dibatalkan

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Bupati Tegal, Umi Azizah, di ruang kerja Bupati beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Enam hari lagi atau tepatnya tanggal 18 Mei 2020 Kabupaten Tegal memasuki usia 419 tahun. Segala sesuatu yang sudah disiapkan kaitannya dengan perayaan HUT Kabupaten Tegal tersebut terpaksa harus diubah.

Mengingat masih dalam masa pandemi corona, sehingga kegiatan yang menimbulkan Keramaian dibatalkan.

Namun, Bupati Tegal, Umi Azizah, beserta jajarannya sudah menyiapkan opsi lain untuk tetap bisa merayakan atau memperingati HUT Kabupaten Tegal dengan beberapa agenda.

Di antaranya yaitu kegiatan Ziarah terbatas, Tasyakuran terbatas, doa bersama, dan untuk tanggal 18 malam nya diselenggarakan kegiatan khataman Alquran yang diikuti oleh seluruh warga Kabupaten Tegal di rumah masing-masing.

"Tidak masalah ketika kita harus mengubah apa yang sudah direncanakan dan mengadakan perayaan secara sederhana terpenting khidmat. Selain itu, yang menjadi kunci adalah esensi kita memperingati Hari Jadi Kabupaten Tegal," kata Umi, pada Tribunjateng.com, Selasa (12/5/2020).

Bupati Umi menjelaskan terkait teknis pelaksanaan kegiatan khataman Alquran, contohnya di lingkungan sekretariat daerah dipilih siapa yang mau membaca separuh juz atau satu juz bahkan sampai 30 juz mulai hari Senin (11/5/2020).

Nantinya akan dibagi karena mungkin dalam waktu satu hari tidak akan selesai. Jadi harus membuat grup yang beranggotakan 30 orang, nantinya mereka ini yang akan menyelesaikan khataman Alquran.

Demikian juga seluruh kepala OPD baik Dinas Kesehatan, BKD, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, dan Dinas yang lainnya harus memiliki grup baru lagi beranggotakan 30 orang untuk membahas terkait pembagian juz yang akan dikhatamkan.

"Saya wajibkan kegiatan khatam Alquran ini tidak hanya untuk lingkungan Sekda, OPD, tapi juga Camat, sampai Kepala Desa. Semuanya harus membuat grup berisikan 30 orang yang akan menyelesaikan khataman Alquran. Setidaknya satu desa bisa menyelesaikan juz 1-30 dan semoga semuanya siap," jelasnya.

Pada hari Senin (18/5/2020) malam, lanjut Umi, tinggal membaca surat-surat pendek yang akan dibacakan oleh kyai yang hafal Alquran atau siapa yang ditunjuk nanti.

Nantinya semua mengikuti melalui live streaming dari rumah masing-masing, untuk bersama-sama mengkhatamkan Alquran.

"Kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar pemerintah Kabupaten Tegal, agar pandemi corona yang sedang melanda Indonesia ini bisa segera berakhir dan keadaan semakin kondusif," tutur Umi. (dta)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved