Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PT Permodalan Nasional Madani

Karyawan PNM Kumpulkan dan Bagikan 25.000 Paket Sembako Bersama Baznas

Karyawan PNM bagikan 25.000 paket sembako kepada nasabah PNM Mekaar terdampak Covid-19 di seluruh Indonesia. Empati dan kepedulian karyawan/ti PNM ya

Editor: abduh imanulhaq
IST
Rasya Dinda - Regional Pengawas Mekaar Semarang menyerahkan bantuan kepada Nasabah Kelompok Rajawali, Krapyak Semarang Barat 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Karyawan PNM membagikan 25.000 paket sembako kepada nasabah PNM Mekaar terdampak Covid-19 di seluruh Indonesia.

Empati dan kepedulian karyawan-karyawati PNM yang dalam keseharian tugasnya membantu kelompok masyarakat prasejahtera dibuktikan.

Jika biasanya bantuan sosial merupakan kegiatan yang menggunakan dana korporasi, kali ini diambil dari kantong pribadi masing-masing karyawan PNM Group. 

Hary Mahardika - Area Manajer Mekaar Semarang menyerahkan bantuan kepada Nasabah Kelompok Sambirejo, Gayamsari, Semarang
Hary Mahardika - Area Manajer Mekaar Semarang menyerahkan bantuan kepada Nasabah Kelompok Sambirejo, Gayamsari, Semarang (IST)

Empati ini pun dibungkus dalam semangat soliditas yang melibatkan seluruh komponen dan unsur perusahaan.

Mulai dari karyawan, staf, pejabat hingga direksi dan komisaris berbentuk donasi, zakat, infaq dan shadaqoh. 

Hingga terkumpullah sejumlah dana yang cukup untuk pengadaan 25,000 (dua puluh lima ribu) paket sembako. 

“Saya pun terkejut saat dilaporkan ada karyawan yang mendonasikan sepertiga, separuh bahkan ada pula yang 100% dari pendapatannya di bulan Mei ini untuk kegiatan ini. Padahal sebelum kegiatan ini sudah banyak kegiatan-kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh masing-masing kantor cabang atau beberapa kelompok karyawan yang menggunakan gabungan dana korporasi dan pribadi selama wabah pandemi Covid19 ini” ujar Direktur Utama PT PNM (Persero), Arief Mulyadi. 

“Hal ini menjadi bukti bahwa insan PNM tidak hanya bekerja di PNM, tetapi juga berkarya, beribadah dan berempati,” lanjut Arief.

“Sebanyak 25,000 paket sembako ini dikumpulkan dalam bentuk donasi, zakat profesi, infaq dan shadaqoh bahkan adapula karyawan yang memberikan Zakat Fitrah, yang dikelola oleh Baitul Maal Madani dan PNM Club, organisasi ekstrakurikuler karyawan yang telah berdiri sejak PNM berdiri. Harapan kami amalan bersama ini dapat meringankan beban ibu-ibu tangguh nasabah PNM Mekaar yang usahanya sedang terdampak Pandemi Covid-19, sehingga berimbas pada penghasilan yang diperoleh. Kami berharap sedikit langkah kecil ini dapat meringankan kebutuhan dalam menghadapi pandemi ini" lanjut Arief Mulyadi.

Direktur Utama Baznas RI, M Arifin Purwakananta menyambut positif kerjasama dengan Permodalan Nasional Madani.

Menurutnya perlu sinergi dengan banyak pihak dalam penanggulangan pandemi ini, karena banyak sekali masyarakat yang terdampak salah satunya ekonomi.

Di mana para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah cukup kesulitan untuk mengembangkan usahanya karena krisis Covid-19.

“Terima kasih kepada Permodalan Nasional Madani mempercayakan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS dalam upaya membantu penanganan pandemi Covid-19 yang tidak terprediksi kapan akan berakhir. Dana yang terhimpun ini akan segera diimplementasikan ke dalam program program bantuan BAZNAS utamanya membantu pelaku usaha UMKM yang  kesulitan memperoleh penghasilan dalam kondisi krisis Covid-19. Semoga sinergi bantuan Permodalan Nasional Madani dan BAZNAS mampu meringankan beban mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Pembagian sembako ini merupakan salah satu bentuk kepedulian keluarga besar PT PNM (Persero) pada bulan suci Ramadhan untuk meringankan beban nasabah PNM Mekaar yang sebagian besar merupakan kelompok yang berhak (mustahik) dan saat ini terdampak Covid-19.

Dana yang disalurkan berasal dari donasi, zakat, infaq, dan shadaqah karyawan PNM (Persero), PNM Venture Capital, PNM Investment Management, dan Baitul Maal Madani sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) resmi di bawah koordinasi Baznas.

Distribusi sembako dilakukan oleh Insan PNM (ULaMM dan Mekaar) di 34 provinsi melalui pendamping nasabah PNM Mekaar yang mendatangi langsung rumah nasabah yang berhak mendapatkan bantuan.

Diharapkan nasabah PNM Mekaar juga turut memenuhi himbauan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved