Berita Banyumas

Polisi Amankan Ratusan Renteng Mercon di Banyumas, 1 Renteng Isi 48 Petasan Gulung

Satuan Reskrim Polresta Banyumas berhasil mengungkap kasus penjualan petasan di wilayah Banyumas, Selasa (12/5/2020)

Istimewa
Satuan Reskrim Polresta Banyumas saat memeriksa tersangka kasus penjualan petasan di wilayah Banyumas, pada Selasa (12/5/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO -  Satuan Reskrim Polresta Banyumas berhasil mengungkap kasus penjualan petasan di wilayah Banyumas, Selasa (12/5/2020).

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Wisnu Caraka menjelaskan bahwa pada 4 Mei 2020, polisi mendapat laporan adanya penjualan petasan di Desa Langgong Sari, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.

"Usai penyelidikan pada Kamis (7/5/20) kami mengamankan Petasan rentengan dari berbagai jenis dari MA dan didapati barang bukti berupa petasan sebanyak empat karung," katanya kepada TribunBanyumas.com, sebagaimana dalam rilis, Selasa (12/5/2020).

MD Dirudapaksa di Kandang Ayam dan Hamil, Setelahnya, Seorang Anggota DPRD Datang Tawarkan Uang 1 M

Pilu, Bocah 8 Tahun Dijemput untuk Karantina: Pakaian yang Dibawa Menyembul dari Kresek Indomaret

Maudy Ayunda Putus dengan Arsyah Rasyid Setelah 5 Tahun Pacaran, Blak-blakan soal Kisah LDR Mereka

4 Pedagang Jual Daging Babi Ngakunya Daging Sapi, Ini Cara Mudah Membedakannya, Jangan Sampai Ketipu

Kemudian pada Senin (11/5/2020) pihak kepolisian mengamankan diduga pelaku
KR berasal dari Desa Meri, Kecamatan Kutasari Kabupateb Purbalingga dengan TKP disebuah Angkringan di Jl. Kertawibawa Kel. Karanglewas Lor Kec. Purwokerto Barat Kab. Banyumas.

"Modusnya, pelaku membeli bahan mercon yg sudah jadi dengan kandungan belerang, potasium dan bubuk brown di wilayah Tegal.

Selanjutnya pelaku membuat mercon dilakukan di rumahnya di wilayah Purbalingga dan dijual di wilayah Purwokerto sesuai dengan pesanan pembeli," ungkapnya.

Barang bukti yang Berhasil diamankan diantaranya, 9 karung isi 130 renteng petasan (1 renteng isi 48 petasan gulung) dan 1 unit kendaraan R4 Suzuki Futura warna merah No. Pol. G-8533-E.

Menurut kapolresta setelah mengamankan pelaku dan barang bukti, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan berkoordinasi dengan unit Jibom Satbrimob untuk penanganan lebih lanjut.

"Sebagaimana pasal 1 ayat (1) UU Darurat No 12 Tahun 1951 subs Pasal 187 bis ayat (1) KUHP,  pelaku mendapat ancaman pidana 12 tahun penjara", pungkasnya. (TribunBanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved