Berita Banyumas

Antisipasi Pemudik, Tempat Karantina Tingkat Desa di Banyumas Siapkan 2.068 Tempat Tidur

Hingga saat ini tempat karantina desa di Banyumas, yang digunakan menampung pemudik atau orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 2.068 ruang.

Istimewa
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Banyumas, Srie Yono (duduk di kursi sebelah kanan) saat mengunjungi tempat karantina pemudik di Desa Samudra, Kecamatan Gumelar, Banyumas, pada Rabu (13/5/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Hingga saat ini tempat karantina desa di Banyumas, yang digunakan menampung pemudik atau orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 2.068 ruang tidur.

Jumlah tersebut diperkirakan akan masih terus bertambah seiring dengan kesadaran dari setiap desa menyediakan tempat karantina.

Bupati Banyumas, Achmad Husein memang meminta seluruh desa di wilayahnya untuk menyediakan tempat karantina khusus bagi pemudik.

Video Viral Perkelahian Anak di Semarang Diduga Direkam Orangtua

Ternyata Perekam Video Viral Perkelahian Anak di Tuntang Semarang Bukan Orangtuanya, Tapi . .

Lembah Para Raja, Persemayaman Jasad Firaun yang Dibongkar Para Pencari Harta Karun

Pasien Positif Corona Kota Pekalongan, Terjangkit Setelah Anak Baru Mudik dari Jakarta

Warga Banyumas yang baru pulang kampung harus mengikuti aturan karantina selama 14 hari sebelum benar-benar diizinkan pulang ke rumah.

Biasanya proses karantina pemudik dan ODP, disiapkan oleh Pemerintah Desa dengan menempati di aula kantor desa, sekolah dasar, maupun bangunan dinas yang lain.

Selama mengikuti karantina, mereka diwajibkan mengikuti protokol kesehatan, dengan jaga jarak, jaga kesehatan dengan berolahraga dan berjemur. 

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran covid-19 yang kemungkinan dibawa oleh para pemudik dari zona merah.

Baznas Jateng Salurkan Santunan Rp 2,3 Miliar untuk Santri yang Tidak Mudik

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Banyumas, Srie Yono bersama memonitor sekitar 200 pemudik yang dikarantina di desa dan 140 pemudik yang di karantina di Gelora Satria Purwokerto.

Berdasarkan instruksi Bupati, pemerintah desa diminta untuk menyiapkan ruang karantina tersendiri bagi pemudik, yang dilengkapi dengan fasilitas makan, minum dan MCK yang memadai

Segala biaya yang timbul untuk upaya pencegahan dan penanganan covid-19 dapat dialokasikan dari Dana Desa (DD) dengan alokasi maksimal 35 persen dan dana desa tersebut.

Halaman
12
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved