Berita Solo

Tiga Hari ke Depan, Pedagang Oprokan Pasar Klitikan Solo Dilarang Berjualan

Larangan itu dikeluarkan oleh Suku Dinas Perdagangan Kota Solo dalam pencegahan penyebaran virus corona

Istimewa
Petugas suku dinas perdagangan Kota Solo mengumumkan penutupan aktivitas jual-beli tiga hari ke depan di Pasar Klitikan 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Selama tiga hari ke depan, pedagang oprokan Pasar Klitikan Notoharjo Solo dilarang berjualan.

Larangan itu dikeluarkan oleh Suku Dinas Perdagangan Kota Solo dalam pencegahan penyebaran virus corona.

"Para pedagang oprokan klitikan Notoharjo, sementara dilarang berjualan dulu karena akan dikoordinasikan dengan paguyuban untuk menata supaya keberadaan pedagang oprokan ini berjalan dengan baik," ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo, Heru Sunardi, Rabu (13/5/2020).

Heru mengatakan, pihaknya beberapa kali mendapat laporan terkait pedagang oprokan yang masih belum memakai masker.

Update Corona di Batang, Pasien Positif Bertambah 11 Orang, Zona Merah Bertambah di 2 Wilayah

Putra Bungsunya Cuci Tangan Pakai Air Dispenser, Zaskia Adya Mecca: Kamu Bukan Rafathar Atau Gempi

Nining Kaget Ada Orang Asing Masuk Ke Rumah, Bilang Cari Monika lalu Minta Sprei dan Panci

Viral Foto Pasangan Telanjang saat Hari Berkebun Tanpa Busana, Dipuji Ribuan Pengguna Facebook

Kondisi serupa juga terjadi pada pembeli ada yang masih belum mengenakan masker.

"Baiik pengunjung dan pedagangnya belum tertib, banyak yang dijumpai belum pakai masker. Uyel-uyelan suk-sukan. Setelah dilihat supaya dirumuskan supaya tidak berjubal," kata Heru.

Dalam tempo tiga hari larangan berjualan, katanya, pihaknya bersama peguyuban pedagang oprokan akan duduk bersama merumuskan supaya pedagang maupun pembeli tertib memakai masker dan jaga jarak.

"Pemerintah tidak menutup seterusnya, namun hanya menata. Termasuk parkir motor juga dirumuskan," tandas dia.

Kata Sunardi, pedagang oprokan pasar klitikan ada 300 lebih pedagang. Mereka berjualan sejak pukul 05.00 sampai sekitar pukul 09.00 WIB.

"Kami juga meminta kepada para pedagang nanti supaya mengingatkan ketika terdapat pembeli yang belum pakai masker. Soalnya kalau petugas kami terbatas," jelas dia. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved