Breaking News:

Berita Tegal

Gugus Tugas di Tegal Masih Dapati Warga yang Acuhkan Penggunaan Masker di Luar Rumah

Tim Gabungan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Tegal yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, dan BPBD rutin mengadakan

TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal, Suharinto (tengah), saat menghadiri preskon gugus tugas percepatan penanganan covid-19 di Kabupaten Tegal, Kamis (14/5/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Tim Gabungan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Tegal yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, dan BPBD rutin mengadakan patroli mulai pukul 19.00 WIB - 24.00 WIB menyasar tempat-tempat keramaian yang ada di wilayah Slawi dan sekitarnya.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran utama di antaranya Alun-alun Slawi, Trasa mart, tempat tongkrongan, angkringan, dan Cafe.

Dalam kegiatan patroli tersebut, menurut Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal, Suharinto, pihaknya memberikan sosialisasi kepada warga yang kedapatan di lokasi untuk tidak berkerumun dan harus mengenakan masker ketika keluar rumah.

Wanita Ini Tiba-tiba Sadar Ada di Dalam Pesawat Tujuan Surabaya, Histeris Saat Bangun Tidur

7 Anggota Keluarga di Solo Postif Corona, Berawal Sang Ayah Kena Covid-19 di Tarawih Masjid Kampung

Saldo Yudi Rp 29 Juta Lenyap Setelah Transaksi di ATM Kompleks Rusun, Ternyata Sudah Banyak Korban

Heboh Oreo Supreme Rp 500 Ribu Isi 3 Keping, Rachel Vennya Beri Ulasan Rasanya

Namun memang diakui oleh Suharinto, masih banyak ditemukan warga yang tidak memenuhi aturan atau himbauan dari pemerintah.

Masih ada saja warga yang keluar rumah tidak mengenakan masker, masih berkerumun dan tidak menjaga jarak satu sama lain.

"Kami sudah melakukan rapat dengan jajaran lain, dan memutuskan akan segera membuat surat edaran mengenai pembatasan jam operasional Cafe atau tempat nongkrong.

Rencananya jam operasional boleh berlaku selama empat jam saja mulai pukul 20.00 WIB - 24.00 WIB," jelas Suharinto, pada Tribunjateng.com, Kamis (14/5/2020).

Dengan pemberlakuan pembatasan jam operasional Cafe-Cafe tersebut, harapannya bisa mengurangi kerumunan dan membatasi perkumpulan warga yang datang ke tempat tersebut.

Tidak hanya aturan bagi pemilik Cafe yang harus menyesuaikan jam operasional nya.

Para pedagang kaki lima juga tidak boleh melakukan kegiatan berdagang untuk sementara waktu.

Halaman
123
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved