Breaking News:

Berita Banyumas

1734 Pekerja di Purbalingga Kena PHK, Kepala Disnaker: Ada 1 Perusahaan yang PHK Seluruh Karyawan

Ribuan karyawan di Kabupaten Purbalingga terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: M Syofri Kurniawan
Dok. Jobplanet
Ilustrasi PHK (Putus Hubungan Kerja) 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Ribuan karyawan di Kabupaten Purbalingga terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Kepala Disnaker Purbalingga, Edhy Suryono menuturkan hingga saat ini terdapat 11 perusahaan yang telah melakukan pemutusan hubunga kerja.

Total pekerja yang terkena PHK berjumlah 1734 orang.

Ketakutan Masyarakat Bergeser, dari Takut Terpapar Virus Corona Jadi Takut Kelaparan

Saksi Lihat 4 Bocah di Pinggir Kolam Ikan Cilacap, Saat Kembali Semua Sudah Tewas Terapung

10 Menit, Wanita Muda Ini Guling-guling di Jalan Raya, Bangkit Lalu Jalan Sempoyongan

Fakta Baru Kasus NF Membuat Sang Ayah Amat Terpukul, 2 Pria yang Dibawanya Leluasa Mencabuli NF

" 10 perusahaan yang memutuskan hubungan kerja adalah pekerja Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) yang masa kontraknya habis, " jelasnya saat ditemui tribunbanyumas.com beberapa hari lalu di Kantor Bawaslu.

Namun, Kata Edhy, ada satu perusahaan yang benar-benar melakukan PHK terhadap semua pekerjanya.

Ada 371 pekerja yang terkena PHK.

" Tunjangan Hari Raya (THR) tetap diberikan.

Kalau pesangonnya berdasarkan kesepakatan serikat pekerja (SP)," tutur dia.

Terkait pantauan THR di sejumlah perusahaan, Edhy memastikan dibayarkan sesuai ketentuan.

Namun kondisi pandemi Corona sesuai Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja (Menaker) pembayaran THR bisa dilakukan secara bertahap.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved