Virus Corona Jateng

Peduli Warga Terdampak Corona di Salatiga, Petani Lereng Telomoyo Sumbang Ratusan Bungkus Sayuran

Puluhan warga Kampung Blondo Celong, Kelurahan Kutowinangun Kidul, Kota Salatiga yang tengah melakukan isolasi mandiri

TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Sejumlah warga mengambil bantuan sayuran dari petani lereng Gunung Telomoyo, Minggu (17/5/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA-Puluhan warga Kampung Blondo Celong, Kelurahan Kutowinangun Kidul, Kota Salatiga yang tengah melakukan isolasi mandiri akibat pernah kontak dengan warga positif virus Corona (Covid-19) mendapat bantuan sayuran, Minggu (17/5/2020).

Bantuan sayuran yang mencapai ratusan bungkus tersebut, berasal dari relawan dan petani di Lereng Gunung Telomoyo, Ngablak Magelang.

Perwakilan petani sayur Lereng Gunung Telomoyo Edi Suryanto mengatakan bantuan tersebut tidak lain bentuk dukungan kepada warga yang terdampak pandemi virus Corona khususnya mereka diharuskan melakukan isolasi mandiri.

Ini Kekayaan Irwan Mussry Suami Maia Estianty, Miliki 110 Toko Jam dan Tas Mewah

10 Menit, Wanita Muda Ini Guling-guling di Jalan Raya, Bangkit Lalu Jalan Sempoyongan

Ketakutan Masyarakat Bergeser, dari Takut Terpapar Virus Corona Jadi Takut Kelaparan

Judika Dapat Pesan Whatsapp WA dari Ibunda Duma Riris Untuk Tinggalkan Duma, Ada Apa?

"Sayuran jumlahnya ratusan persisnya saya tidak menghitung. Ada terong, sawi, kembang kol, buncis, kentang, tomat, cabai dan jagung muda," terangnya kepada Tribunjateng.com, Minggu (17/5/2020)

Menurut Edi, sayuran tersebut digalang dari sejumlah petani karena merasa perihatin atas mewabahnya virus Corona. Dia mengaku akan terus melakukan donasi meskipun hanya dalam bentuk sayuran hasil ladang petani.

Ia menambahkan, dengan mengkonsumsi sayur-sayuran yang cukup diharapkan warga yang tengah menjalani isolasi mandiri akibat covid-19 imunitasnya dapat terjaga.

"Saya mewakili seluruh petani sayuran asal Lereng Gunung Telomoyo berharap bantuan yang tidak seberapa ini dapat bermanfaat," katanya

Seorang warga penerima bantuan Susi (35) mengaku adanya sumbangan masyarakat dalam bentuk apapun sangat bermanfaat dan meringankan beban.

Dirinya bercerita, di Kampung Blondo Celong terdapat 49 orang dengan status orang tanpa gejala (OTG) virus Corona yang diminta Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

"Kemudian, 9 orang telah dinyatakan positif covid-19. Mereka sudah dilakukan penanganan oleh tim medis di RSPAW Kota Salatiga," ujarnya (ris)

Fakta Baru Kasus NF Membuat Sang Ayah Amat Terpukul, 2 Pria yang Dibawanya Leluasa Mencabuli NF

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Pria Ini Ditemukan Tewas di Kamar Hotel di Bandungan Semarang

20 Orang Bawa Pedang Samurai Merampok Rumah Pengusaha H Udin Diduga Incar THR, 6 Orang Disekap

Banting Setir dari Dunia Kesehatan, Warga Sragen Ini Memilih Berjualan Roti Bolu Jagung

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved