Promoter Polda Jateng

1.300 Pengunjung Pasar Pagi Tumenggungan Kebumen Dirapid Tes, 21 Dinyatakan Reaktif Corona

Sebanyak 21 pedagang pasar Tumenggungan Kebumen dinyatakan reaktif positif saat menjalani Rapid Diagnostic Test (RDT) saat pasar pagi berlangsung.

IST
Sedikitnya 1.300 pengunjung pasar pagi Tumenggungan dilakukan RDT sejak pukul 01.00 dikawal Polres Kebumen dan Kodim 0709 Kebumen. 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Sebanyak 21 pedagang pasar Tumenggungan Kebumen dinyatakan reaktif positif saat menjalani Rapid Diagnostic Test (RDT) saat pasar pagi berlangsung.

Sedikitnya 1.300 pengunjung pasar pagi dilakukan RDT sejak pukul 01.00 dikawal Polres Kebumen dan Kodim 0709 Kebumen.

Hadir pula dalam kegiatan itu Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan memimpin jalannya pengawalan pelaksanaan RDT.

Saat Pulang, Bocah Penjual Gorengan yang Dibully Ciumi Adiknya: Maaf Tak Bisa Belikan Popok Lagi

10 Menit, Wanita Muda Ini Guling-guling di Jalan Raya, Bangkit Lalu Jalan Sempoyongan

Viral Bocah Penjual Gorengan Dibully Beberapa Pemuda, Dipukul dan Didorong Sampai Tersungkur

Viral Foto Patung Didi Kempot Akan Dipasang di Stasiun Balapan Solo, Ini Faktanya

Bagi warga yang dinyatakan reaktif positif RDT, selanjutnya akan dilaksanakan pengujian swab Covid-19, untuk mendapatkan hasil yang akurat.

RDT atau Rapid Test dilakukan menyusul adanya satu pedagang pasar yang dinyatakan positif Corona Covid-19 beberapa waktu lalu.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy mengimbau kepada seluruh masyarkat untuk tetap waspada selalu mengenakan masker dan rajin cuci tangan.

"Protokol kesehatan sangat diperlukan sekali di masa pandemi Virus Corona.

Sering melakukan cuci tangan dan mengenakan masker diharapkan dapat memutus mata rantai penularan Corona Covid-19," jelas AKBP Rudy, kemarin.

Sampai saat ini juga, Polres Kebumen masih gencar melakukan patroli pembubaran kepada warga masyarkat yang kumpul-kumpul tanpa tujuan yang jelas, serta melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh wilayah Kebumen.

Pasar pagi Kebumen telah lama menjadi target patroli himbauan untuk mengenakan masker yang dilakukan oleh Polres Kebumen.

Rapid test atau RDT adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus Corona.

Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan virus Corona.

Dengan kata lain, bila antibodi ini terdeteksi di dalam tubuh seseorang, artinya tubuh orang tersebut pernah terpapar atau dimasuki oleh virus Corona.

Namun perlu diketahui, pembentukan antibodi ini memerlukan waktu, bahkan bisa sampai beberapa minggu.

Jadi, rapid test atau RDT di sini hanyalah sebagai pemeriksaan skrining atau pemeriksaan penyaring, bukan pemeriksaan untuk mendiagnosa infeksi virus Corona. (Humas Polres Kebumen)

Ganjar Sebut Rapid Test 57 Pekerja Migran yang Dikarantina di BPSDM Jateng Tak Reaktif

AKBP Rudy Cahya Kurniawan Pimpin Langsung Pembagian Beras Zakat Fitrah dan Sembako

Kapolres Kebumen Cek Ketersediaan Beras di Gudang Bulog, Pastikan Aman hingga 4 Bulan ke Depan

Bulog Jateng Pasok Gula ke Pedagang Pasar, Tak Boleh Jual di Atas Rp 12.500 per Kilogram

Editor: muh radlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved