Promoter Polda Jateng

Kakek Bejat, Ngaku Bisa Doakan Jadi Anak Soleh Malah Cabuli Remaja Pria di Kebumen

Kakek inisial MH (68) kakek warga desa Karangsari Kebumen ditangkap polisi lantaran diduga melakukan perbuatan cabul kepada seorang anak laki-laki yan

IST
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan menginterogasi kakek MH 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Kakek inisial MH (68) kakek warga desa Karangsari Kebumen ditangkap polisi lantaran diduga melakukan perbuatan cabul kepada seorang anak laki-laki yang masih di bawah umur sebut saja Bram (14).

Karena perbuatannya itu, kakek yang sampai dengan saat ini masih membujang ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Kebumen pada hari Jumat (1/5) sekira pukul 16.00 Wib di rumah tersangka.

Diungkapkan Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat press rilis, kejadian cabul itu dilakukan sejak bulan Januari 2020.

Saat Pulang, Bocah Penjual Gorengan yang Dibully Ciumi Adiknya: Maaf Tak Bisa Belikan Popok Lagi

RL Bocah Penjual Gorengan yang Dibully Tergolong Anak Berkebutuhan Khusus, Pelaku Ditangkap Polisi

10 Menit, Wanita Muda Ini Guling-guling di Jalan Raya, Bangkit Lalu Jalan Sempoyongan

Viral Foto Patung Didi Kempot Akan Dipasang di Stasiun Balapan Solo, Ini Faktanya

"Modusnya tersangka meyakinkan korban, bahwa tersangka adalah orang baik dan bisa mendoakan korban menjadi anak yang sholeh.

Saat mendoakan itu, perbuatan asusila dilakukan kepada korban," jelas AKBP Rudy, Sabtu (16/5).

Aksi pencabulan itu dilakukan tersangka di dalam rumahnya.

Korban yang sering terlihat bermain di depan rumahnya, dipanggil tersangka untuk masuk ke rumahnya.

Untuk memuluskan aksinya, setelah melakukan pelecahan kepada Bram, tersangka memberinya uang agar tidak menceritakan hal itu kepada siapapun.

"Dari kasus ini, nanti akan kita lakukan pengecekan kondisi psikologis tersangka.

Nanti kita akan undang psikiater untuk mengecek kejiwaan tersangka," kata AKBP Rudy.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 292 KUH Pidana dengan ancaman paling lama 5 tahun kurungan penjara. (Humas Polres Kebumen)

KH Ahmad Darodji Tegaskan Tak Ada Perbedaan Antara MUI Jateng dan Pusat Soal Salat Ied

2250 Kendaraan Sudah Dipaksa Putar Balik saat Masuk Jateng Via Brebes

1.300 Pengunjung Pasar Pagi Tumenggungan Kebumen Dirapid Tes, 21 Dinyatakan Reaktif Corona

Ganjar Sebut Rapid Test 57 Pekerja Migran yang Dikarantina di BPSDM Jateng Tak Reaktif

Editor: muh radlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved