Berita Viral

Lagi, ABK Kapal China Dilarung ke Laut, Dipaksa Kerja Meski Alami Kelumpuhan hingga Meninggal

Moh Abdi Suhufan, menyatakan setelah dirinya melakukan pelacakan, kejadian tersebut benar apa adanya seperti yang diunggah di media sosial

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muslimah
facebook
ABK Dilarung ke Laut, Perusahaan Penyalur Diduga dari Tegal 

Lagi, ABK Kapal China Dilarung ke Laut, Dipaksa Kerja Meski Lumpuh hingga Meninggal

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Lagi-lagi dugaan kekerasan di atas kapal dialami anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI).

Satu video tersebar di media sosial Facebook milik akun Suwarno Cano Swe memosting tiga video kolase aktivitas di atas dek kapal.

Satu video memperlihatkan satu ABK dipapah ABK lain karena tak kuat berjalan.

Berawal Temuan Anggota Banser, Seorang Pedagang Pasar Bringin Kab Semarang Campur Daging Sapi & Babi

Promo Superindo Hari Kerja 18-21 Mei 2020, Khong Guan Diskon 50 Persen, Ini daftar Lengkapnya

Blak-blakan Najwa Shihab, Biasa Hadapi Pejabat dan Politisi tapi Syahrini yang Membuatnya Deg degan

10 Menit, Wanita Muda Ini Guling-guling di Jalan Raya, Bangkit Lalu Jalan Sempoyongan

Video lainnya ada jenazah yang dibungkus dengan balutan kain.

Yang terakhir, video satu jenazah ABK yang dilarung ke laut.

Narasi di unggahan video itu yakni 'detik-detik pelarungan ABK Indonesia yang dibuang ke laut Somalia oleh kapal China dengan nama kapal Luqing Yuan Yu 623 dan perbudakan sekaligus penganiayaan main pukul, tendang, pukul pakai pipa besi, botol kaca, dan setrum pelumpuh'.

'ABK Indonesia sakit dipaksa kerja tidak punya prikemanusiaan,

kakinya lumpuh tidak bisa berjalan dan sampai meninggal dunia.

Rekan-rekan kerna ABK tersebut sekarang dipindah ke kapal Lu Huang Yuan Yu 115 padahal mereka inginkan pulang,

tapi tak diperbolehkan pulang' begitu tulIs narasi yang menyertai video.

Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia, Moh Abdi Suhufan, menyatakan setelah dirinya melakukan pelacakan, kejadian tersebut benar apa adanya seperti yang diunggah di media sosial.

"Berdasarkan laporan pengaduan yang masuk di Fisher Centre Bitung pada tanggal 15 Mei 2020 ada informasi seperti itu," ucapnya ketika dihubungi Tribunjateng.com, Senin (18/5/2020).

Pelarungan ABK Indonesia itu, kata dia, terjadi pada 16 Januari 2020 atas nama Herdianto warga Jakarta Barat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved