Berita Kebumen

Pemuda Kebumen Harus Lebaran di Penjara Gegara Miliki 6 Kilogram Bubuk Mercon untuk Dijual

DY (23) warga Desa Sinungrejo Kecamatan Ambal Kebumen terancam berlebaran di penjara.

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - DY (23) warga Desa Sinungrejo Kecamatan Ambal Kebumen terancam berlebaran di penjara.

Ia ditangkap Satreskrim Polres Kebumen karena diduga mengedarkan obat mercon, (14/5).

Selain menangkap pelaku, polisi menyita sedikitnya 6 kilogram bubuk mercon serta 13 lembar sumbu mercon.

Oknum Pengurus PSSI & Eks Pesepakbola Produksi Sabu di Rumah Mewah di Semarang, Ditemukan 5 Kg Lebih

Setelah Pemiliknya Meninggal Akibat Corona, Panti Asuhan Naungi 40 Anak Ini Krisis dan Butuh Donatur

Saat Pulang, Bocah Penjual Gorengan yang Dibully Ciumi Adiknya: Maaf Tak Bisa Belikan Popok Lagi

10 Menit, Wanita Muda Ini Guling-guling di Jalan Raya, Bangkit Lalu Jalan Sempoyongan

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengungkapkan, penangkapan tersangka merupakan hasil pengembangan laporan warga.

"Tersangka ditangkap di desa Muktisari Kebumen," jelas AKBP Rudy, Senin (18/5).

Diungkapkan AKBP Rudy, serbuk petasan itu dijual tersangka kepada para langganannya seharga Rp 160 ribu per kilogram.

Karena perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan pasal 1 ayat 1 UU RI Nomor 12 Tahun 1951 tentang Undang-undang darurat.

AKBP Rudy menilai mercon sangat berbahaya untuk dijadikan mainan warga.

Tidak hanya mengederkan, menyimpan bahan peledak atau serbuk mercon pun termasuk perbuatan melanggar hukum karena membahayakan.

Sebagaimana kejadian yang membuat geger warga desa Krakal Kecamatan Alian pada bulan Juli 2017 silam.

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved