Pertamina Pastikan Ketersediaan Stok LPG dan BBM di Jawa Tengah Aman Jelang Lebaran

Menjelang hari raya Idul Fitri 1441 H, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region IV, memastikan ketersediaan dan penyaluran LPG di wil

IST
Gas LPG milik Pertamina yang akan didistribusikan kepada masyarakat. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Menjelang hari raya Idul Fitri 1441 H, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region IV, memastikan ketersediaan dan penyaluran LPG di wilayah Jawa Tengah aman dan cukup.

Hal ini diungkapkan oleh Pjs. General Manager Pertamina MOR IV, Teuku Johan Miftah.

Menurut Johan, Pertamina memprediksi peningkatan konsumsi sebesar 2 persen selama Ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri nanti.

Viral Bocah Penjual Gorengan Dibully Beberapa Pemuda, Dipukul dan Didorong Sampai Tersungkur

Viral Foto Patung Didi Kempot Akan Dipasang di Stasiun Balapan Solo, Ini Faktanya

Pilu, RL Bocah Penjual Gorengan Memang Sering Dibully, Padahal Ia Hanya Bantu Orangtua Cari Nafkah 

10 Menit, Wanita Muda Ini Guling-guling di Jalan Raya, Bangkit Lalu Jalan Sempoyongan

“Rata-rata harian normal penyaluran LPG saat ini di angka 4.035 MT (Metric Ton) dan akan naik menjadi 4.095 MT.

Jumlah tersebut tidak berbeda jauh dari Ramadan dan Idul Fitri tahun 2019 yang berkisar di angka 4.090 MT per hari,” ujar Johan, Senin, (18/5/2020).

Ia menambahkan, untuk stok LPG yang berada di Fuel Terminal Pertamina saat ini dalam kondisi aman sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat saat hari raya nanti.

Untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan permintaan LPG khususnya ukuran 3 kg bersubsidi (PSO), Pertamina menghimbau kepada masyarakat untuk tetap patuh pada aturan yang telah ditetapkan dan tidak perlu khawatir akan kekurangan pasokan LPG.

“Jika nantinya terjadi lonjakan permintaan LPG 3 kg bersubsidi, maka Pertamina bersama pemerintah daerah dan instansi terkait akan berkoordinasi untuk mengalokasikan pasokan tambahan dengan tidak mengurangi jumlah kuota yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat,” tutur Johan.

Lanjutnya, LPG 3 kg hanya diperuntukkan bagi masyarakat miskin atau tidak mampu sehingga Pertamina berharap kepada warga masyarakat yang memiliki kondisi ekonomi yang baik dapat menggunakan LPG non subsidi yaitu varian bright gas.

Untuk saat ini di wilayah Jawa Tengah, Pertamina memiliki lebih dari 40.000 pangkalan LPG PSO dan 4.800 outlet Non PSO.

Halaman
123
Penulis: Ruth Novita Lusiani
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved