Berita Jateng

Pertamina Tetap Siaga & Monitor Penyaluran BBM di Jawa Tengah Meski Ada Penurunan Permintaan

Meskipun terjadi penurunan permintaan dikarenakan dampak pandemi covid-19, PT Pertamina (Persero) tetap melakukan pengawasan dan penyaluran BBM kepada

TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
Ilustrasi pengisian BBM di salah satu SPBU di Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Meskipun terjadi penurunan permintaan dikarenakan dampak pandemi covid-19, PT Pertamina (Persero) tetap melakukan pengawasan dan penyaluran BBM kepada konsumen.

Dibandingkan tahun sebelumnya, konsumsi BBM d Pertamina di wilayah MOR IV tahun 2020 jauh menurun.

Hal ini disampaikan oleh Pjs. General Manager Pertamina MOR IV, Teuku Johan Miftah, dalam keterangan pers nya pada Selasa (19/5/2020).

Disebut Fadli Zon Ambil Alih Pekerjaan Tukang Parkir, Ganjar: Maaf Kalau Panjenengan Tak Berkenan

Kader PAN Kota Tegal Sebut Amien Rais Sengkuni Bikin Kisruh Internal, PAN Jateng: Harus Ada Sanksi

Viral Sosok Tante Ernie Tante Pemersatu Bangsa, Juga Dikomentari Hotman Paris

Viral Ular Piton Raksasa Bergelantungan di Atap Rumah Warga, Melahap Bulat-bulat Seekor Posum

Dijelaskan, pada tahun 2019, realisasi penyaluran BBM jenis gasoline (Premium, Pertalite dan Pertamax Series) meningkat 26 persen, dari rataan harian normal 12.000 Kiloliter menjadi 15.000 KL.

Namun, pada tahun ini perkiraan rataan harian saat Ramadhan dan Idul Fitri untuk BBM jenis gasoline hanya berkisar di angka 9.800 KL atau turun hampir 40 persen.

Untuk BBM jenis gasoil (Solar dan Dex Series) juga mengalami penurunan dari tahun lalu, yaitu pada tahun 2019 rata-rata di bulan Ramadhan konsumsi berkisar di angka 5.800 KL per hari, namun di tahun ini berkisar di angka 5.000 KL atau turun 14 persen.

"Pengawasan yang kami lakukan di antaranya dengan menyiagakan satgas RAFICO Pertamina hingga akhir Juni 2020 nanti.

Namun, jika dampak pandemi covid-19 ini berlanjut hingga melewati bulan Juni, maka bukan tidak mungkin satgas RAFICO Pertamina dilanjutkan hingga pandemi berakhir," kata Johan, pada Tribunjateng.com, Selasa (19/5/2020).

Tetap berlakunya larangan mudik untuk masyarakat umum, juga membuat Pertamina tidak membuka titik-titik SPBU modular di jalan tol Trans Jawa.

Namun stok BBM di tujuh titik SPBU regular yang berada di Jalur Tol Trans Jawa (wilayah MOR IV) tetap disiagakan, dan dalam jumlah yang cukup.

Adapun ketujuh titik SPBU regular tol Trans Jawa yang berada di wilayah MOR IV yaitu, SPBU Jalur A arah ke Surabaya di KM. 379, 429, dan 519, serta SPBU jalur B ke Jakarta yaitu di KM. 260, 360, 389, dan 519. (dta)

Pusat Perbelanjaan di Karanganyar Mulai Ramai, Satpol PP Minta Pengelola Terapkan Protokol Kesehatan

DPRD Minta Penutupan Pasar Pagi Salatiga Dikaji Mendalam

Terdampak Virus Corona, 535 Nasabah BPR ‎BKK Kudus Ajukan Restrukturisasi Kredit‎

Salat Ied di Kabupaten Tegal, Bahrun: Boleh tapi Harus Dibatasi Jumlah Jamaahnya

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved