Virus Corona Jateng

56 Ribu Pemudik Jabodetabek Masuk Wonogiri, Hanya 10 Positif Corona, Bupati: Sistem Kami Berjalan

ekira 56 ribu pemudik dari Jabodetabek telah pulang ke Kabupaten Wonogiri. Hanya 10 orang terkena corona.

Tribun Solo
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonogiri, Joko Sutopo saat memberikan sertifikat sehat pada Sukatin (54) warga Kecamatan Kismantoro di Pendapa Pemkab Wonogiri, Minggu (3/5/2020). (Tribun Solo/ Agil Tri) 

TRIBUNJATENG.COM, WONOGIRI - Sekira 56 ribu pemudik dari Jabodetabek telah pulang ke Kabupaten Wonogiri. 

Sementara itu jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Wonogiri hingga saat ini hanya 10 kasus.

Dikutip dari laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonogiri pada Rabu (20/5/2020), jumlah kumulatif kasus positif berhari-hari ini hanya 10 kasus.

Disebut Fadli Zon Ambil Alih Pekerjaan Tukang Parkir, Ganjar: Maaf Kalau Panjenengan Tak Berkenan

Penipu Lowongan Kerja Cewek-cewek Semarang Jongkok Dikelilingi Warga, Wajahnya Bersimbah Darah

ABG Semarang Tewas Dikeroyok Gerombolan Pengangguran Asal Pedurungan: Kepalanya Dihujam Balok Kayu

Bahar Bin Smith Mendekam di Lapas Batu Nusakambangan, Dijaga Hewan Buas dan Susah Sinyal

Yakni dengan rincian, 2 orang masih dirawat, 7 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 1 orang meninggal.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan, data pemudik selalu dipantau oleh Gugus Tugas Kabupaten hingga RT.

"Sistem sosial kami sudah berjalan, saya selalu terima data perkembangan pemudik setiap hari secara real time," katanya.

Pria yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonogiri menuturkan, sejak dari awal memang menerima setiap pemudik yang datang.

Menurut pria yang akrab di sapa Jekek itu, banyak orang yang nekat mudik lantaran mereka mencari sumber penghidupan yang lebih layak dan aman.

"Yang bisa kita lakukan saat ini adalah menguatkan psikologis masyarakat agar tidak mudah terserang Covid-19, karena vaksinnya belum ada," terang dia.

"Jika masyarakat kami masih dibiarkan di Jakarta, dan hidup dengan kondisi yang tidak layak, apakah malah akan mudah terserang virus Corona," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved