Berita Pati

Ini Imbauan PD Muhammadiyah Pati tentang Salat Idulfitri 1 Syawal 1441 Hijriyah

Berikut imbauan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pati terkait pelaksanaan salat Idulfitri 1 Syawal 1441 Hijriyah

Tribun Jateng/Mazka Hauzan Noval
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pati Muhammad Asnawi ketika diwawancarai Tribunjateng.com di Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Rabu (20/5/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Berikut imbauan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pati terkait pelaksanaan salat Idulfitri 1 Syawal 1441 Hijriyah.

Ketua PDM Pati Muhammad Asnawi mengatakan, pihaknya sepenuhnya merujuk edaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah terkait pelaksanaan salat Idulfitri dan silaturahim pascalebaran.

“Salat id dianjurkan di rumah masing-masing. Itu secara normatif.

Tapi pada sisi empiris-sosiologis, ada sebagian dari cabang atau kecamatan di wilayah Pati yang masih menyelenggarakan salat id, baik di masjid maupun lapangan.

Gugup Setelah Membegal Tetangga, Paryadi Hantam Ponsel Rampasan yang Terus Berbunyi Pakai Sabit

Kisah Kakak Beradik Asal Kendal Mualaf Saat Ramadhan, Dapat Hidayah Masuk Islam dengan Cara Berbeda

Disebut Fadli Zon Ambil Alih Pekerjaan Tukang Parkir, Ganjar: Maaf Kalau Panjenengan Tak Berkenan

Ibu Rumah Tangga Ramai Berbisnis Online, Promosi Cukup Update Status di Medsos

Itu kami hargai sebagai sikap secara pribadi maupun kelompok saja, bukan sikap organisasi,” ujar dia ketika diwawancarai Tribunjateng.com usai mengikuti rapat koordinasi persiapan lebaran di Ruang Joyo Kusumo Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Rabu (20/5/2020).

Asnawi mengatakan, secara organisasi pihaknya memang sepenuhnya harus mematuhi putusan pimpinan pusat.

Namun, ketika memasuki ranah ibadah, mulai pusat sampai tingkat paling bawah tidak memutlakkan untuk mengikuti.

Sebab, memang di beberapa daerah, realitanya, masih ada sebagian warga Muhammadiyah yang tetap menyelenggarakan salat id.

“Tapi mayoritas, mungkin 90 persen lebih dari warga Muhammadiyah, sepenuhnya merujuk putusan pimpinan pusat. Menyelenggarakan salat id cukup di rumah,” tutur dia.

Ia menyebut, berdasarkan informasi yang ia terima, warga Muhammadiyah di Kecamatan Tlogowungu, Kecamatan Kayen, dan Desa Tambaharjo Kecamatan Pati masih menyelenggarakan salat idulfitri berjamaah.

“Kalau yang lain, sepengetahuan saya masih merujuk edaran, tetap salat di rumah,” tandas Asnawi. (Mazka Hauzan Naufal)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved