Breaking News:

Berita Regional

Keraton Yogyakarta Tiadakan Grebek Syawal untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

Keraton Yogyakarta meniadakan kegiatan Hajad Dalem Grebeg Syawal yang sedianya berlangsung pada Minggu 24 Mei.

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO (DRA)
Tradisi Grebeg Maulud - Pasukan Prajurit Bugis mengawal gunungan berisi berbagai hasil bumi melewati depan Pasar Beringharjo, Yogyakarta, saat berlangsungnya prosesi Grebeg Maulud, Kamis (24/1). Selain untuk memperingati hari raya Maulud Nabi Muhammad SAW, tradisi yang digelar setiap tahun tersebut juga menjadi simbol pemberian sedekah dari Raja Keraton Yogyakarta kepada rakyatnya. Kompas/Ferganata Indra Riatmoko (DRA) 

TRIBUNJATENG.COM, YOGYAKARTA - Di tengah pandemi, Keraton Yogyakarta meniadakan kegiatan Hajad Dalem Grebeg Syawal yang sedianya berlangsung pada Minggu 24 Mei atau 1 Sawal Wawu 1953/1441 H.

Pihak keraton mengambil keputusan tersebut sebagai satu upaya pencegahan terhadap risiko penyebaran virus corona Covid-19.

Prosesi Numplak Wajik yang sedianya digelar tiga hari sebelum pelaksanaan Grebeg Syawal, juga tidak akan diselenggarakan.

Disebut Fadli Zon Ambil Alih Pekerjaan Tukang Parkir, Ganjar: Maaf Kalau Panjenengan Tak Berkenan

Viral Sosok Tante Ernie Tante Pemersatu Bangsa, Juga Dikomentari Hotman Paris

Kronologi Penangkapan Habib Bahar Bin Smith, AKP Benny Cahyadi Ngaku Dijebak Diajak ke Tempat Ibadah

Sandra Dewi Pernah Ditinggal Banyak ART Gegara Kasih THR Setara Gaji Setahun, Kali Ini Ia Bimbang

"Keputusan tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya pencegahan terhadap risiko penyebaran Covid-19 yang dapat terjadi dalam kerumunan massa," ujar Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Keraton Yogyakarta GKR Condrokirono dalam keterangan tertulis, Selasa (19/05/2020).

GKR Condrokirono menyampaikan, keputusan tersebut juga merupakan bentuk kepekaan Keraton Yogyakarta dalam menaati imbauan dari pemerintah pusat.

Keraton Yogyakarta juga telah melakukan langkah-langkah pencegahan dengan penyemprotan disinfektan.

Penyemprotan ini menyasar seluruh lingkungan Keraton Yogyakarta.

Tak hanya itu, Keraton Yogyakarta juga menyediakan alat pelindung diri bagi para Abdi Dalem.

"Menyediakan alat perlindungan diri bagi para Abdi Dalem seperti masker dan hand sanitizer," tegasnya.

Kegiatan seni pertunjukan seperti halnya pementasan regular di Bangsal Srimanganti juga diliburkan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved