Berita Jepara

Pembunuh Gadis Yatim Piatu Jepara Usai Sholat Tak Tahu Korban Tewas, Dikira Pingsan Seusai Dicekik

Pembunuh Sintya Wulandari di Jepara tak tahu korban telah tewas setelah dicekik selama 5 menit. Dikira hanya pingsan.

Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Kolas: Polres Jepara gelar perkara pembunuhan gadis yatim piatu Jepara; Foto: Korban pembunuhan Sintya Wulandari. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Pelaku pembunuhan, Indra Permana (26), tak menyangka jika telah membunuh Sintya Wulandari (21), warga Dongos, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, pada 13 Mei 2020 lalu.

‎Dalam gelar perkara, terungkap jika Indra mengira korbannya hanya pingsan dan tidak sampai meninggal dunia.

"Saya mengira pingsan saja," ujar dia, di Mapolres Jepara, Rabu (20/5/2020).

Disebut Fadli Zon Ambil Alih Pekerjaan Tukang Parkir, Ganjar: Maaf Kalau Panjenengan Tak Berkenan

Penipu Lowongan Kerja Cewek-cewek Semarang Jongkok Dikelilingi Warga, Wajahnya Bersimbah Darah

ABG Semarang Tewas Dikeroyok Gerombolan Pengangguran Asal Pedurungan: Kepalanya Dihujam Balok Kayu

Kisah Kakak Beradik Asal Kendal Mualaf Saat Ramadhan, Dapat Hidayah Masuk Islam dengan Cara Berbeda

Tewas Dicekik

Indra mengaku memukul dan mencekik korbannya karena panik melihatnya ketahuan mengambil kunci motor, usai korban menunaikan salat zuhur.

Hal itu membuatny‎a lantas mencekik korban menggunakan tangan kanannya selama lima menit.

Hingga badannya lemas dan meninggal dunia.

Kapolres Jepara, AKBP Nugroho Tri Nuryanto mengatakan, tersangka awalnya melihat sepeda motor Vario K 6797 AQC milik korban yang terparkir di depan rumah dalam kondisi sepi.

Ketahuan Maling

Kemudian ‎tersangka memberanikan diri mengambil kunci yang ada di dalam kamar.

Ternyata justru ketahuan korbannya.

Halaman
1234
Penulis: raka f pujangga
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved