Berita Pati

Bupati Haryanto Mulai Salurkan BLT Pemkab Pati, Besarnya Rp 600 Ribu per Bulan

Bupati Pati Haryanto telah meluncurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah daerah

Istimewa
Bupati Pati Haryanto menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah daerah. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Bupati Pati Haryanto telah meluncurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah daerah.

BLT ini diperuntukkan bagi masyarakat miskin terdampak Covid-19 yang bukan merupakan penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT), dan BLT dana desa.

“Bantuan ini juga diperuntukkan bagi orang yang sakit parah menahun dan juga lansia. Peluncuran BLT pemda ini sudah kami lakukan kemarin di Balai Desa Blaru Kecamatan Pati,” terang Haryanto dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjateng.com, Kamis (21/5/2020).

Viral Habib Umar Assegaf Bangil Bersitegang dengan Petugas di Surabaya Gegara Diminta Putar Balik

Update Corona Indonesia 21 Mei 2020: Pasien Positif Bertambah 973, Total 20.162

Promo Alfamart dan Indomaret Terbaru, Ada Diskon Khusus Sejumlah Produk Sambut Idul Fitri

Curhat Pelaku Bully Rizal Penjual Gorengan di Pangkep: Saya Sudah Tidak Kuat Lagi Tuhan

Haryanto berpesan pada warga yang mendapat BLT Pemda agar tidak merasa iri pada warga lainnya yang nantinya menerima pembagian BLT dana desa.

“Sebab, memang penerimaan bantuan tidak bisa tumpang tindih. Tujuannya agar lebih merata dan tepat sasaran,” ucap dia.

Ia menambahkan, pendistribusian bantuan ini diperkirakan tidak akan tuntas sebelum lebaran. Namun demikian, ia berjanji akan menuntaskannya setelah lebaran.

“Dipastikan, bagi yang tercatat akan mendapat program bantuan ini,” ujar Haryanto.

Sementara, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Pati, Subawi, mengatakan bahwa penerima BLT Pemda tahap 1 bulan April terdiri atas 611 kepala keluarga yang berada di Pati dan 54 kepala keluarga ber-KTP Pati yang masih berada di perantauan.

“Untuk yang berada di Pati, jumlahnya Rp 600 ribu per bulan untuk jangka waktu tiga bulan. Sedangkan untuk keluarga yang merantau, jumlahnya Rp 200 ribu per bulan selama tiga bulan,” papar dia. (Mazka Hauzan Naufal)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved