Breaking News:

Human Interest

Dislam Nekat Mudik Purwakarta-Cilacap Gowes Ontel, Pantatnya Nyeri dan Perih Setiba di Purwokerto

Dislam (55) warga Desa Pekuncen nekat mudik dari Purwakarta (Jawa Barat) menuju kampung halamannya di Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Muhammad Yunan Setiawan
Dislam (55) berpose dengan sepeda lipatnya di depan rumahnya, di Desa Pekuncen, Kecamatan Kroya, Cilacap. 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Dislam (55) warga Desa Pekuncen, Kecamatan Kroya, Cilacap nekat mudik dari Purwakarta (Jawa Barat) menuju kampung halamannya di Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap.

Dia nekat mengendarai sepeda ontel.

Dia menempuh perjalanan sepanjang 330 kilometer sendirian.

Tetap Memeluknya saat Meregang Nyawa, Terungkap untuk Siapa Seikat Bunga yang Dibawa Okta

Bupati Karanganyar Juliyatmono Jawab WA Ganjar Pranowo, Kekeh Gelar Sholat Idul Fitri

Pak Fadli Zon, Saya Tidak Jadi Ngambil Tugasnya Tukang Parkir, Ucap Ganjar Pranowo

Okta Tewas Terlindas Truk Tronton, Bunga dan Kue Ulang Tahun Pacarnya Berserakan Kena Cipratan Darah

Menyusuri jalur Pantura dengan bekal seadanya.

Kepada Tribunjateng.com, bapak empat anak itu menceritakan kenekatannya.

Didasari karena keterbatasan keadaan.

Saat itu dia baru saja dirumahkan dari pekerjaannya sebagai sopir pribadi di Jakarta.

Sehingga terpaksa beralih profesi sebagai kuli bangunan di Purwakarta.

Dia terpaksa menerima tawaran bekerja di sebuah proyek di Purwakarta itu karena sudah tidak ada lagi pendapatan.

Setelah sebelas hari (4 April 2020-15 Mei 2020) dia menyelesaikan pekerjaannya di Purwakarta, dia ingin mudik demi bertemu istri dan anak-anaknya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved