Berita Semarang

Hendi: Jangan Sampai Ada Mobil Pemkot Semarang di Luar Kota saat Lebaran, Saya Kasih Sanksi Keras!

Pada idul fitri kali ini, Pemerintah Kota Semarang memamg tidak menggelar salat id di halaman Balai Kota

TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) memberikan keterangannya terkait penolakannya terhadap kunjungan Kapal Pesiar Viking Sun di Kota Semarang, Kamis (5/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengingatkan kembali terkait aturan larangan mudik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kota Semarang.

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri PANRB No. 46/2020 tentang Perubahan Atas SE Menteri PANRB No. 36/2020 Tentang Penbatasan Kegiatan Bepergian Ke Luar Daerah dan/atau Kegiatan Mudik Bagi ASN dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

"Dalam konsep lebaran jelas sampai hari ini KemenpanRB belum menarik edaran larangan ASN mudik," tegas Hendi, sapaannya, Kamis (21/5/2020).

2,5 Jam Mencari Rumah Bu Imas, Anggota DPR Ini Tak Kuasa Menahan Sedih saat Sampai, Ini Janjinya

Promo Superindo Hari Kerja 18-21 Mei 2020, Khong Guan Diskon 50 Persen, Ini daftar Lengkapnya

Curhat Pelaku Bully Rizal Penjual Gorengan di Pangkep: Saya Sudah Tidak Kuat Lagi Tuhan

Heboh Sarah Kiehl Lelang Keperawanan 2 M, Ini Sosoknya dan Komentar Pria yang Kabarnya Mantan Pacar

Dia juga mengingatkan ASN tidak menggunakan mobil resmi Pemerintah Kota Semarang untuk kepentingan mudik. Apalagi, di tengah adanya larangan mudik.

Antrean kendaraan masih terjadi saat pengecekan kendaraan yang masuk ke Kota Semarang pada hari kelima penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM), Jumat (1/5/2020).
Antrean kendaraan masih terjadi saat pengecekan kendaraan yang masuk ke Kota Semarang pada hari kelima penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM), Jumat (1/5/2020). (IST)

"Jangan sampai ada plat H mobil resmi pemkot saat lebaran posisinya ada di Solo, Rembang, Pati, Jakarta, Tegal.

Saya tidak ingin situasi itu terpotret dan saya akan kasih sanksi keras," tegasnya.

Jika ASN Pemkot Semarang nekat melanggar aturan tersebut, lanjut Hendi, akan mendapatkan sanksi berupa terguran lisan, tertulis, hingga pelepasan jabatan.

"Karena ini tidak hanya kebijakan kota tapi pusat, jadi kena sanksi mulai dari sanksi lisan, tertulis, bahkan mengenai jabatannya," ucap Hendi.

Hendi juga mengingatkan kepada ASN untuk tidak bersilaturahmi langsung ke rumahnya saat hari raya nanti.

Pihaknya tidak menggelar open house seperti lebaran-lebaran sebelumnya.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved