Wabah Virus Corona

Pemerintah Melalui Wapres Ma'ruf Amin Sampaikan Permintaan Maaf Bahaya Corona Belum Hilang

Pemerintah meminta maaf kepada masyarakat Indonesia mengingat penularan VIrus Corona masih terjadi hingga saat ini.

(ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra via kompas.com)
Wakil Presiden Maruf Amin menyampaikan keterangan kepada wartawan tentang penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Senin (23/3/2020). Wapres meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terkait jenazah pasien positif virus corona (COVID-19) yang meninggal dunia. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Pemerintah meminta maaf kepada masyarakat Indonesia mengingat penularan VIrus Corona masih terjadi hingga saat ini. 

Pemerintah belum mampu memutus mata rantai penularan Virus Corona di Indonesia. 

Permintaan maaf itu disampaikan oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin. 

Betrand Peto Nyaris Malu Permintaannya Diabaikan Ruben Onsu, Semua Gara-gara Ayu Ting Ting

Ruben Onsu Ngaku Ambil Untung Rp 1.000 per Porsi Geprek Bensu, Minimal Bisa Tampung Orang Bekerja

Walikota Ini Pura-pura Mati Saat Akan Ditangkap Polisi Gegara Melanggar Aturan Pencegahan Corona

Begini Cara Mencuci Masker Kain Agar Bisa Digunakan Kembali dan Tetap Higienis

Ia menyampaikan permintaan maaf pemerintah kepada masyarakat karena belum mampu memutus mata rantai penularan virus corona di Indonesia

"Kami pemerintah mohon maaf karena memang bahaya belum hilang. Bahaya corona ini belum hilang," kata Ma'ruf melalui siaran pers resmi Sekretariat Wakil Presiden, Kamis (21/5/2020), dikutip Tribun Jogja dari kompas.com.

Ia mengatakan tak mudah untuk memutus mata rantai penularan virus corona di Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar.

Ma'ruf mengatakan, pemutusan mata rantai penularan Covid-19 di Indonesia lebih sulit dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya yang jumlah penduduknya lebih sedikit.

Masyarakat tak patuh

Ia menambahkan ketidakpatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan juga turut mempersulit pemutusan mata rantai penularan Covid-19.

Ketua Umum nonaktif Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan masih banyak masyarakat yang tak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan masih banyak pula warga yang tidak disiplin dalam menjaga jarak fisik saat berkomunikasi.

Halaman
123
Editor: galih permadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved