Pilkada 2020

Pilkada 2020 di Jateng, Kasus ASN Tidak Netral Paling Banyak di Kabupaten Purbalingga

Jajaran Bawaslu di Jawa Tengah telah menangani sebanyak 69 dugaan kasus pelanggaran selama masa pilkada 2020.

IST
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Sri Wahyu Ananingsih. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jajaran Bawaslu di Jawa Tengah telah menangani sebanyak 69 dugaan kasus pelanggaran selama masa pilkada 2020.

Dari jumlah itu, yang diproses lebih lanjut sebanyak 53 kasus.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Sri Wahyu Ananingsih menyatakan sebanyak 53 kasus itu terdiri dari 42 kasus pelanggaran administrasi dan 11 kasus pelanggaran perundang-undangan hukum lainnya.

Fakta Baru M Nuh Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi Rp 2,550 M Ditangkap, Ternyata Bukan Pengusaha

2,5 Jam Mencari Rumah Bu Imas, Anggota DPR Ini Tak Kuasa Menahan Sedih saat Sampai, Ini Janjinya

Tetap Memeluknya saat Meregang Nyawa, Terungkap untuk Siapa Seikat Bunga yang Dibawa Okta

109 Tenaga Medis yang Mogok Kerja Dipecat, Pihak RSUD Ogan Ilir: Ya, Keputusan di Tangan Pak Bupati

"42 kasus pelanggaran administrasi itu berupa penanganan tahapan seleksi PPK dan PPS yang dilakukan KPU.

Output penanganan pelanggaran ini berupa rekomendasi yang telah disampaikan Bawaslu kabupaten/kota ke KPU di masing-masing kabupaten/kota," kata Ananingsih, Kamis (21/5/2020).

Sementara, 11 kasus pelanggaran perundang-undangan hukum lainnya terdiri dari 10 kasus netralitas aparat sipil negara (ASN) dan satu kasus dugaan pelanggaran penyelahgunaan wewenang dengan terlapor Bupati Klaten.

Sebanyak 10 kasus terkait netralitas ASN itu jumlah terlapornya sebanyak 36 ASN.

Meliputi, 26 ASN di Purbalingga, 4 di Sukoharjo, 3 di Klaten, 1 di Kabupaten Semarang, 1 di Kendal dan 1 ASN Pemprov Jawa Tengah.

Dugaan ASN tidak netral paling banyak di Purbalingga yakni 26 ASN dari dua kasus pelanggaran.

Dua kasus itu, yang pertama yakni pembuatan video yel-yel untuk mendukung petahana.

Halaman
1234
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved