Berita Pati

Pantau Pospam Lebaran, Bupati Pati Pastikan Keamanan Jelang Idulfitri

"Memakai masker, menaati protokol kesehatan, jaga jarak, dan menghindari kerumunan, itu bisa memutus mata rantai Covid-19," jelasnya

Tribun Jateng/Mazka Hauzan Noval
Bupati Pati Haryanto bersama jajaran Forkopimda melakukan pemantauan Pos Pengamanan Terpadu (Posko Lebaran) yang berada di Batangan, Terminal Kembang Joyo Pati, depan Pabrik Dua Kelinci, dan Halte Puri, Kamis (21/5/2020) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Bupati Pati Haryanto bersama jajaran Forkopimda melakukan pemantauan Pos Pengamanan Terpadu (Posko Lebaran) yang berada di Batangan, Terminal Kembang Joyo Pati, depan Pabrik Dua Kelinci, dan Halte Puri, Kamis (21/5/2020) malam.

Haryanto mengatakan, pemantauan di Pospam dimaksudkan untuk memastikan sampai sejauh mana keamanan jelang lebaran dan seperti apa kondisi yang berkaitan dengan pemudik.

"Alhamdulillah situasi aman dan terkendali," ujar dia.

Zuraida Hanum Sebut Nama 2 Wanita Lagi di Sidang Pembunuhan Hakim Jamaluddin, Langsung Ditegur Hakim

Keutamaan Baca Surat Al Kahfi Ayat 1-10 dan Surat Yasin setiap Jumat, Termasuk Segala Hajat Terkabul

2,5 Jam Mencari Rumah Bu Imas, Anggota DPR Ini Tak Kuasa Menahan Sedih saat Sampai, Ini Janjinya

Tetap Memeluknya saat Meregang Nyawa, Terungkap untuk Siapa Seikat Bunga yang Dibawa Okta

Dalam rangka mencegah persebaran Covid-19, pihaknya sudah memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Ia berharap, sosialisasi juga senantiasa dilakukan petugas Pospam.

"Memakai masker, menaati protokol kesehatan, jaga jarak, dan menghindari kerumunan, itu bisa memutus mata rantai Covid-19," jelasnya.

Lebih lanjut, Haryanto juga menyampaikan bahwa di Pati progres penanganan Covid-19 cukup baik. Jumlah kasus cenderung menurun.

"Tadi juga ada dua PDP di RSUD Soewondo pulang dalam kondisi sehat. Itu menunjukkan bahwa grafiknya cukup bagus," imbuhnya.

Oleh karena itu, Haryanto berharap tren positif ini bisa dipertahankan.

"Mudah-mudahan masyarakat paham, jangan hanya mengejar kesenangan pribadi yang bisa berdampak kepada orang lain," ujarnya.

Terkait pelaksanaan salat Idulfitri di kabupaten Pati, kemarin pihaknya sudah merapatkannya dengan Forkopimda, PCNU, PD Muhammadiyah, dan FKUB.

"Kita merujuk pada fatwa MUI bahwasanya melaksanakan salat Idulfitri di rumah itu diperbolehkan. Kalau misalnya harus melaksanakan salat Idulfitri di masjid, maka harus menaati protokol kesehatan, yaitu menyiapkan alat pendeteksi suhu, mencuci tangan pakai sabun, jaga jarak minimal 1,5 meter, dan pakai masker. Kalau itu tidak ditaati mendingan salat di rumah. Itu aturan dari MUI. Protapnya sudah ada," pungkasnya. (Mazka Hauzan Naufal)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved