Breaking News:

Berita Jawa tengah

Bantu Sepasang Lansia yang Tak Dapat Bantuan di Pekalongan, Ini Pesan Anggota DPRD

Namun, bantuan tersebut ternyata tidak pernah dirasakan oleh sepasang lansia yaitu Denan (75) dan Wasri (60).

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: M Syofri Kurniawan
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Pasangan suami istri anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Candra Saputra dan Shinanta Previta Anggraeni mendatangi kediaman sepasang lansia yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Ditengah pandemi virus corona atau Covid-19, pemerintah baik daerah, provinsi, maupun pusat menggelontorkan uang ratusan miliar untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran virus tersebut.

Bantuan-bantuan, seperti BST ataupun bantuan yang lain diberikan kepada masyarakat yang terdampak virus corona.

Namun, bantuan tersebut ternyata tidak pernah dirasakan oleh sepasang lansia yaitu Denan (75) dan Wasri (60) warga RT 8 RW 2, Dukuh Kaibahan, Desa Kaibahan, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Divonis Umur Tinggal 4 Bulan, Epy Kusnandar Kang Mus Preman Pensiun Kisahkan Cara Bertahan Hidup

Pemudik Asal Jakarta Positif Corona, Meninggal Dunia di Salatiga

Media Asing Ternama Kisahkan Penggali Makam Covid-19 di Indonesia, Garis Bawahi 1 Pertanyaan Besar

Mudik Jauh-jauh dari Jakarta, Ternyata Rumah Neneknya Sudah Dijual, DW dan Keluarga Terlantar

"Kami belum  pernah mendapatkan bantuan uang, kecuali sembako yang beberapa hari ini baru didapatkannya dari Pemdes Kaibahan," kata Wasri kepada Tribunjateng.com, seusai dikunjungi pasangan suami istri anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Candra Saputra dan Shinanta Previta Anggraeni, Selasa (26/5/2020) sore.

Walaupun hanya mendapatkan bantuan sembako, ia tetap mensyukurinya.

"Tadi kata kepala desa akan mendapatkan bantuan dari provinsi, namun saat ini belum terealisasi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kaibahan Sri Puji Herwani mengatakan apabila nanti tidak mendapatkan bantuan dari provinsi, pasangan lansia ini akan diberikan melalui dana desa.

"Apabila dana provinsi tidak cair, Mbah Denan dan Mak Wasri akan diberikan bantuan melalui dana desa," katanya.

Sebelumnya, Pemdes sudah mendata pasangan lansia ini untuk mendapatkan bantuan.

"Kayak bantuan PKH data verpalnya sudah ada, untuk sementara ini akan dibantu dulu menggunakan dana desa," imbuhnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved