Breaking News:

Berita Regional

Bayi Kami Pasti Selamat jika Ambulans Tidak Tertahan di Perbatasan

Ambulans yang mengantarkan ibu hamil ke rumah sakit terhalang penutupan jalan di Trans Flores. Akibatnya, bayi dalam kandungan si ibu meninggal.

medicalnewstoday
Ilustrasi bayi dalam kandungan 

TRIBUNJATENG.COM, MAUMERE - Ambulans yang mengantarkan ibu hamil ke rumah sakit terhalang penutupan jalan di Trans Flores.

Akibatnya, bayi dalam kandungan si ibu meninggal.

Peristiwa itu terjadi di perbatasan Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Sikka, NTT, Sabtu (23/5/2020).

Mana Duit Saya! Tidak Takut Kamu Polisi! Kata Ramlan Sebelum Berkelahi dengan 2 Polisi

Kisah Kesetiaan Kartono, Meski Majikan sudah Meninggal 20 Tahun lalu, Ia Tetap Rutin Bersihkan Makam

Menolak Kesehatannya Diperiksa, 7 Pemuda Pekalongan Keroyok Petugas Covid-19 Desa

Dita Karang Sibuk Mulai Subuh hingga Tengah Malam saat Debut Secret Number: Jam 3 Pagi ke Salon

Ayah dari bayi tersebut, Yohanes Diaz menjelaskan, istrinya hendak melahirkan dan dirujuk ke RSUD Larantuka dengan ambulans.

Namun, karena peralatan yang tidak memadai di RSUD Larantuka, maka istri Yohanes dirujuk ke RSUD Tc Hillers.

Saat tiba di perbatasan Kabupaten Flores Timur dan Sikka, tepatnya di Desa Hikong, ambulans tertahan karena akses jalan ditutup.

Yohanes mengatakan, ambulans yang mengantar mereka itu berada di ujung atau belakang kendaraan yang sedang mengantre karena penutupan jalan.

Yohanes semakin panik karena istrinya mengalami pendarahan.

"Ada dua bidan dalam mobil kami turun.

Meminta izin agar kami bisa lewat.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved