Breaking News:

Berita Internasional

Bicarakan Amerika Serikat di Kongres Rakyat Nasional, China Naikkan Anggaran Pertahanan

Amerika Serikat ( AS) menjadi salah satu topik bahasan di Kongres Rakyat Nasional (NPC) China, dan Negeri "Tirai Bambu" telah meningkatkan bujet pert

Editor: galih permadi
ISTIMEWA
China vs Amerika Serikat 

TRIBUNJATENG.COM, BEIJING - Amerika Serikat ( AS) menjadi salah satu topik bahasan di Kongres Rakyat Nasional (NPC) China, dan Negeri "Tirai Bambu" telah meningkatkan bujet pertahanannya.

Ketegangan antara China dan AS telah memasuki tahapan berisiko tinggi, menurut Menteri Pertahanan China dalam sebuah pernyataan.

Di sela-sela NPC, Menteri Pertahanan China Wei Fenghe mengatakan, China perlu meningkatkan semangat juangnya.

Zaskia Sungkar Beberkan Fakta Kehamilannya, Istri Irwansyah Bantah Rumor yang Beredar

Mudah-mudahan Meninggal Sama Bayinya Saat Melahirkan, Alasan Nikita Mirzani Benci Barbie Kumalasari

[CEK FAKTA] Viral Oknum Ibu Guru di Temanggung Mesum dengan Pemulung? Ini Pernyataan Polisi

Hasil Rapid Test, Hendi : Bapaknya Pedagang di Pasar Kobong, Istri, Anak dan Tetangga Ikut Positif

Kemudian para pemimpin militer lainnya berujar China harus mengejar ketertinggalan dengan negara-negara Barat dalam hal pengembangan teknologi.

"Amerika Serikat telah mengintensifkan penindasan dan menghalangi pihak kami sejak wabah (virus corona), sehingga konfrontasi China-AS telah memasuki tahap risiko tinggi," kata Wei dikutip dari South China Morning Post (SCMP).

"Kita harus memperkuat semangat juang kita, berani bersaing dan bisa bersaing, dan menggunakan persaingan untuk meningkatkan stabilitas," ujar Menhan yang juga menjabat jenderal di Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China tersebut.

Sebelumnnya sangat jarang petinggi PLA menyebutkan nama negara atau wilayah tertentu, tetapi tahun ini mereka sudah sering melakukannya, seiring meningkatnya tensi antara China dengan AS, dan memburuknya hubungan Beijing dengan Taipei.

Zhu Cheng, kepala departemen persenjataan Angkatan Udara PLA mengatakan, persaingan antara China dan Barat di dunia maya, luar angkasa, dalam laut, dan lingkungan biologis semakin meningkat.

"(Saya) menyarankan untuk mempercepat penerapan teknologi inovatif dan revolusioner yang dikembangkan sendiri," katanya saat diskusi panel.

"Kita perlu menghindari kerentanan strategis yang disebabkan kesalahan satu generasi dengan Amerika Serikat dan Barat," lanjutnya, masih dikutip dari SCMP Rabu (27/5/2020).

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved