Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wabah Virus Corona

Viral Risma Walikota Surabaya Menangis Terima Bantuan dari BIN

Walikota Surabaya Tri Rismaharini menangis saat menerima bantuan alat kesehatan dari Badan Intelejen Negara (BIN).

Tayang:
Penulis: Adelia Sari | Editor: abduh imanulhaq
KompasTV
Walikota Surabaya Tri Rismaharini menangis menerima bantuan dari BIN 

TRIBUNJATENG.COM - Walikota Surabaya Tri Rismaharini menangis saat menerima bantuan alat kesehatan dari Badan Intelejen Negara (BIN).

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Risma di halaman Balai Kota Surabaya, Kamis (28/5/2020) malam.

Dalam video yang diunggah oleh Kompas TV, memperlihatkan Risma tengah menangis saat acara serah terima bantuan.

BIN memberikan satu mobil uji swab keliling, satu mobil ambulance dan sejumlah alat kesehatan.

Tak Tega Lihat Struk dan Wajah Driver Ojol yang Pucat, Polisi Patungan Bayar Orderan Fiktif

Zaskia Sungkar Beberkan Fakta Kehamilannya, Istri Irwansyah Bantah Rumor yang Beredar

[CEK FAKTA] Viral Oknum Ibu Guru di Temanggung Mesum dengan Pemulung? Ini Pernyataan Polisi

Mudah-mudahan Meninggal Sama Bayinya Saat Melahirkan, Alasan Nikita Mirzani Benci Barbie Kumalasari

"Makasih pak, ya Allah" ucapnya sambil menangis.

Ia terus ditenangkan oleh seorang staff perempuan berjilbab orange.

Setelah serah terima, ia kemudian mengecek seluruh bagian dan kelengkapan mobil swab keliling tersebut.

"Teman-teman bisa bayangkan, aku sekian bulan nunggu itu, iya, aku yakin kalau kemarin-kemarin dapat nggak sebesar ini (Covid-19) .

Karena tadi yang saya katakan beberapa tempat sudah nol, artinya itukan, kita tes swab langsung lho, bukan rapid lagi. Kita swab langsung" ucap Risma usai serah terima.

Dilansir dari Kompas TV, Risma sangat terharu dengan bantuan yang diberikan oleh BIN kepada pemkot Surabaya untuk menangani wabah Covid-19.

Ia mengungkpkan jika mobil laboratorium keliling ini sangat membantu proses uji swab secara masif agar kasus covid-19 di Surabaya bisa ditangani dengan cepat.

Mobil laboratorium swab keliling yang diterima Risma bisa melakukan uji swab secara masif dalam jumlah besar secara singkat dengan kuota lima ratus orang per harinya.

Selain mendapatkan bantuan mobil laboratorium swab keliling, pemkot Surabaya juga menerima bantuan lima ribu reagen tes swab PCR, serta mesin pendingin untuk menyimpan spesimen.

Jumlah kasus Corona di Surabaya terus mengalami peningkatan.

Angka pasien yang terinfeksi virus ini sudah mencapai angka 2.216 kasus pad atanggal 27 Mei 2020.

Bahkan Ketua Tim Kuratif Gugus Tugas Pemprov Jatim, Joni Wahyuhadi menyatakan Surabaya dikhawatirkan bisa menjadi Wuhan kedua.

Menanggapi hal ini, Pemkot Surabaya melalui Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Muhammad Fikser, menyatakan melonjaknya jumlah kasus positif ini terjadi setelah dilakukan rapid test dan swab secara masif.

Sekitar 20.000 warga Surabaya juga telah dilakukan rapid test secara masif.

Hasilnya, 2.000 lebih yang dinyatakan reaktif dan dilanjutkan dengan tes swab PCR.

TONTON JUGA dan SUBCRIBE 

Ternyata Asteroid Selebar 6,2 Mil Pemusnah Dinosaurus Hantam Bumi dari Sudut Paling Mematikan

Balita Terpapar Corona di Solo Bertambah, Kini Ada Bayi Usia 2 Bulan Bertatus PDP

Saat Tren Bus Double Glass, Tentrem Produksi Bus Tanpa Bando Alias Single Glass

Niatnya Susul Suami yang Sedang Berjudi, Nodi Malah Kena Tipu hingga Jadi PSK

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved