Breaking News:

Olimpiade Tokyo

PBSI Minta Penjelasan BWF, Aturan Baru Kualifikasi Olimpiade Tokyo Rugikan Ganda Campuran Indonesia

PBSI Minta Penjelasan BWF, Aturan Baru Kualifikasi Olimpiade Tokyo Rugikan Ganda Campuran Indonesia

Penulis: Fachri Sakti N | Editor: abduh imanulhaq
BADMINTON INDONESIA Via Bolasport.com
PBSI Minta Penjelasan BWF, Aturan Baru Kualifikasi Olimpiade Tokyo Rugikan Ganda Campuran Indonesia 

PBSI Minta Penjelasan BWF, Aturan Baru Kualifikasi Olimpiade Tokyo Rugikan Ganda Campuran Indonesia

TRIBUNJATENG.COM - PBSI mempertanyakan aturan baru kualifikasi Olimpiade Tokyo yang dirilis World Federation (BWF).

Pasalnya aturan baru tersebut berpotensi merugikan pasangan ganda campuran Indonesia.

Diketahui, BWF telah mengumumkan ketentuan terbaru mengenai kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 yang akan dilangsungkan pada 23 Juli - 8 Agustus 2021.

Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan solusi yang adil dalam sistem kualifikasi.

Amendemen ini telah disetujui oleh International Olympic Comittee (IOC).

Ini Jadwal Terbaru Turnamen Badminton 2020 dari BWF, Kapan Indonesia Open Digelar?

Viral Detik-detik Wartawan CNN Ditangkap Saat Siaran Langsung Unjuk Rasa di Minneapolis Amerika

Lalulintas di Jalan Pantura Semarang Demak Padat Merayap Akibat Genangan Banjir Rob

Gus Yusuf PKB: Pemerintah Harus Perhatikan Keberlangsungan New Normal di Pesantren

Selain itu, terdapat juga perubahan kualifikasi di Parlimpiade 2020 yang juga telah disetujui oleh International Paralympic Committee (IPC). 

Sekretaris Jenderal BWF, Thomas Lund, mengatakan bahwa ketentuan-ketentuan ini diambil lewat proses yang cukup sulit serta komunikasi intensif bersama Komisi Atlet guna memastikan bahwa penyesuaian ketentuan olimpiade ini berlaku adil bagi semua atlet.

"Kami rasa ini adalah solusi terbaik dan adil, menjadi prioritas utama kami untuk menyelenggarakan turnamen-turnamen ini yang merupakan bagian dari penyesuaian kondisi bulutangkis setelah Covid-19 mulai mereda," ujar Lund seperti dikutip rilis resmi BWF.

"Walaupun kami sudah mulai melangsungkan turnamen di akhir 2020, namun kami memilih untuk memulai kembali kualifikasi olimpiade pada tahun 2021," lanjut Lund.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved