Breaking News:

Berita Otomotif

Benarkah Cairan Disinfektan Bisa Akibatkan Motor Terbakar? Ini Jawaban Ahli Otomotif

Di tengah pandemi Covid-19 atau virus corona, menjadi pemandangan normal ketika ada penyemprotan cairan disinfektan.

INSTAGRAM/@bataviainfo
Motor terbakar setelah disemprot cairan disinfektan 

TRIBUNJATENG.COM - Di tengah pandemi Covid-19 atau virus corona, menjadi pemandangan normal ketika ada penyemprotan cairan disinfektan.

Namun, ternyata cara pencegahan penyebaran virus ini bisa berdampak buruk.

Sebab, jika dilihat dari video yang viral di media sosial, seperti yang diunggah akun @bataviainfo, penyemprotan cairan disinfektan pada sepeda motor dapat menyebabkan kebakaran.

Diketahui, insiden tersebut terjadi di India.

Fakta Baru Hasil Autopsi George Floyd Dinyatakan Positif Corona dan Asphyxia

Mantan Kapolrestabes Semarang Brigjend Pol Abioso Kini Resmi Menjabat Wakapolda Jateng

Innalillahi Wa Innailahi Rojiun, Satpam Cantik yang Hilang Ditemukan Mengapung di Bengawan Solo

Mulut Pedas Donald Trump Dibungkam Twitter dan Snapchat, Facebook Membiarkan, Ini Kata Zuckerberg

Ribut Wahyudi, Kepala AHASS Bintang Motor di Cinere, mengatakan, jika dilihat dari videonya, cairan yang disemprotkan cukup banyak dan mesinnya cukup panas.

"Namun, saya belum bisa menyimpulkan kandungan alkohol berapa banyak yang bisa terbakar dan panas berapa derajat yang bisa membakar cairan disinfektan," ujar Wahyudi, ketika dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Endro Sutarno, Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), menambahkan, perlu dilihat kembali komposisi dari bahan disinfektan tersebut.

"Selain itu, kondisi dari sepeda motor pun perlu dicek apabila ditemukan kebocoran pada bagian busi atau knalpot, karena hal tersebut juga dapat memicu kebakaran," kata Endro.

Riecky Patrayudha, Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mengatakan, sumber api biasanya dari bagian penghasil panas mesin, seperti knalpot atau dari percikan bunga api.

"Percikan bunga api bisa dari kabel busi yang bocor atau saklar elektronik yang sedang mengalirkan arus listrik," ujar Riecky.

Halaman
1234
Editor: galih permadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved