Berita Dunia

Militer China dan India di Ambang Perang, Inilah Pemicunya dan Rusia pun Ikut Tegang

Rusia akhirnya buka suara setelah lama menahan diri terkait meningkatnya ketegangan militer antara China dan India di perbatasan Ladakh.

Shutterstock Via Kompas.com
Gambar yang diambil pada 12 Juni 2015 memperlihatkan seorang tentara India berjaga di pos keamanan perbatasan Kashmir dengan Pakistan. 

Pasukan China telah secara berkala siapkan strategi pembalasan di pangkalan militer mereka yang berdekatan dengan Line of Actual Control di timur Ladakh dengan membawa senjata tempur, kendaraan perang dan peralatan militer yang berat.

Sementara Pasukan India juga telah memindahkan tambahan tentara beserta peralatan militer dan senjata untuk mengimbangi apa yang telah disusun oeh China.

Ditambahkan juga oleh sumber militer yang namanya tidak ingin disebutkan bahwa India tidak akan mengalah sampai status quo dipulihkan di Pangong Tso, Galwan Valley dan sejumlah bidang lainnya.

Jika memang akan terjadi baku tembak dan ketegangan militer antara keduanya, militer India dan China sama-sama hadapi kekuatan yang mengerikan.

Siapa sangka, kedua negara itu memiliki peringkat militer yang berdampingan.

Melansir globalfirepower.com, kekuatan militer China dan India ternyata termasuk dari top 5 militer dari 138 negara.

Hal itu berdasarkan peringkat tahunan dari Global Fire Power.

Global Fire Power menilai peringkat militer dari peringkat Pwrlndx, yang dinilai dari nilai individu dan kolektif masing-masing negara.

Kekuatan Militer China

Untuk tahun 2020 ini, China berada di peringkat 3 dari 138 militer negara yang dibandingkan.

Peringkat Pwrlndx mereka adalah 0.0691, dengan militer yang dianggap sempurna memiliki peringkat Pwrlndx sebesar 0.0000.

China, dengan populasi total sebanyak 1.384.688.986, memiliki jumlah tentara sebesar 752.855.402, dan ada 621.105.706 tentara yang siap perang.

Total personil militer mereka diestimasi sebesar 2.693.000.

Pasukan Angkatan Udara mereka ada 3.210, dengan 1.232 penerbang jet tempur, 911 helikopter dan 281 helikopter penyerang.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved