Breaking News:

Berita Dunia

Militer China dan India di Ambang Perang, Inilah Pemicunya dan Rusia pun Ikut Tegang

Rusia akhirnya buka suara setelah lama menahan diri terkait meningkatnya ketegangan militer antara China dan India di perbatasan Ladakh.

Shutterstock Via Kompas.com
Gambar yang diambil pada 12 Juni 2015 memperlihatkan seorang tentara India berjaga di pos keamanan perbatasan Kashmir dengan Pakistan. 

Seperti diberitakan, ratusan tentara India dan China terlibat dalam pertempuran terakhir yang terkonsentrasi di wilayah Ladakh India di seberang Tibet.

Kedua negara memiliki beberapa titik sengketa di sepanjang 3.500 km (2.175 mil) perbatasan mereka.

Mereka berperang di perbatasan pada tahun 1962 dan telah terjadi pertengkaran rutin sejak itu.

Ketegangan terakhir meletus pada 9 Mei ketika puluhan tentara China dan India terluka dalam perkelahian dan saling melempar batu di negara bagian Sikkim.

Pusat pertikaian sekarang di Ladakh berpusat di sekitar lembah Galwan yang mengontrol akses ke beberapa titik strategis di perbatasan Himalaya mereka.

Kedua belah pihak saling menyalahkan satu sama lain tetapi para analis mengatakan bahwa pembangunan jalan baru India di wilayah tersebut mungkin menjadi penyebab perselisihan India dan China.

Kedua belah pihak telah mengirim bala bantuan dan alat berat ke zona tersebut.

"Saya ingin meyakinkan bahwa kita tidak akan membiarkan harga diri India terluka dalam keadaan apa pun," kata Singh.

Pasukan China telah secara berkala siapkan strategi pembalasan di pangkalan militer mereka yang berdekatan dengan Line of Actual Control di timur Ladakh dengan membawa senjata tempur, kendaraan perang dan peralatan militer yang berat.

Sementara Pasukan India juga telah memindahkan tambahan tentara beserta peralatan militer dan senjata untuk mengimbangi apa yang telah disusun oeh China.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved