Berita Karanganyar

Warga se-Kecamatan Colomadu Karanganyar Lakukan PSN Serentak Antisipasi DB

Dia berharap, dengan adanya kegiatan ini masyarakat dapat rutin melakukan PSN baik di rumah maupun lingkungan sekitar

Penulis: Agus Iswadi | Editor: muslimah
Istimewa
Tim saat mengecek adanya jentik nyamuk di kamar mandi warga Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar, Sabtu (6/6/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Warga se-Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serentak seiring meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunjateng.com, sejak awal Januari hingga minggu ini, terdapat total 92 kasus DBD di wilayah Kecamatan Colomadu.

Kepala Puskesmas Colomadu II, Ririn Nurliyani menyampaikan, di wilayah kerja Puskesmas Colomadu II terdapat total 50 kasus sejak awal Januari 2020 hingga minggu lalu.

Mayoritas kasus DBD dialami kalangan dewasa. Sehingga pihak Kecamatan Colomadu menggerakkan semua warga untuk melakukan PSN serentak hari ini.

"Kami memantau dan mengecek apa betul dilakukan PSN.

Tadi masih ada jentik nyamuk di wadah (semacam ember) cuci tangan yang diletakan warga di depan rumah.

Lebih baik itu sering dikuras dan dibersihkan.

Selain rutin menguras kamar mandi seminggu sekali," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Sabtu (6/6/2020).

Dia berharap, dengan adanya kegiatan ini masyarakat dapat rutin melakukan PSN baik di rumah maupun lingkungan sekitar.

Kepala Puskesmas Colomadu I, Tri Sulistiyowati menambahkan, total dari awal Januari 2020 hingga minggu ini terdapat sejumlah 92 kasus DBD.

"Dalam pemantauan PSN, tim masih menemukan jentik nyamuk di rumah warga dan masih banyak ditemukan gelantungan baju kotor yang jadi sarang nyamuk.

Angka Bebas Jentik (ABJ) daerah Banukan Klegen Malangjiwan sebesar 95 persen," ungkapnya.

Kendati demikian, Tri mengimbau supaya masyarakat rutin melaksanakan PSN sehingga kasus DBD dapat dikendalikan.

Sementara itu, Camat Colomadu, Eko Budi Hartoyo mengungkapkan, sebelumnya fogging sudah dilakukan di beberapa desa seperti Malangjiwan, Ngasem dan Baturan. Rencanannya pada Minggu (7/6/2020) akan dilakukan fogging di Desa Blulukan.

"Jadi PSN dulu dilanjutkan fogging. Harapannya kedepan tingkat kepedulian dan kedisplinan masyarakat meningkat. Perilaku hidup bersih dan sehat serta PSN jadi kebiasaan," pungkasnya. (Ais).

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved