Berita Perbankan

IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan di Pekan Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 2,48 persen ke level 5.070,56 pada penutupan perdagangan Senin (8/6).

thikstock via Kompas.com
Ilustrasi bursa 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 2,48 persen ke level 5.070,56 pada penutupan perdagangan Senin (8/6).

Sejak pembukaan, IHSG terus menguat hingga berhasil ditutup di zona hijau.

Bersamaan dengan penguatan IHSG, investor asing juga masih mencatatkan net buy asing senilai Rp 83,16 miliar di pasar regular, meski secara total asing mencatat net sell di seluruh pasar.

Untuk perdagangan hari ini, Selasa (9/6), IHSG diperkirakan masih berpotensi untuk bergerak di zona hijau. Hal itu seperti diungkapkan Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana.

Menurut dia, penguatan IHSG pada perdagangan hari ini disebabkan pasar yang masih mengapresiasi rilis cadangan devisa dalam negeri.

Sebagai gambaran, kemarin, Bank Indonesia (BI) mengumumkan posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia pada akhir Mei 2020 sebesar 130,5 miliar dollar AS.

Posisi itu naik 2,6 miliar dollar AS dibandingkan dengan cadangan devisa pada April 2020 sebesar 127,9 miliar dollar AS.

Rilis data ekonomi lain yakni indeks keyakinan konsumen (IKK) akan menjadi sentimen bagi pergerakan IHSG hari ini.

“Kami perkirakan besok IHSG masih dapat menguat untuk menguji level 5.110,” katanya, kepada Kontan, Senin (8/6).

Adapun, Analis Sucor Sekuritas, Hendriko Gani menilai, sentimen utama yang akan menggerakkan IHSG pada perdagangan hari ini adalah aktivitas perekonomian yang kembali bergeliat di berbagai daerah seiring dengan keputusan pemerintah menerapkan new normal.

Di Jakarta misalnya telah menerapkan masa transisi PSBB fase pertama. Pemprov DKI Jakarta juga akan membuka kembali rumah ibadah, pusat perbelanjaan, tempat hiburan dan pariwisata, hingga perkantoran secara bertahap.

“Sentimen yang paling mendukung adalah dari optimisme pasar terkait dengan pembukaan kembali ekonomi,” ujarnya.

Untuk perdagangan Selasa (9/6), Hendriko memprediksi level support IHSG akan berada di angka 5.000, sementara level resistance akan berada di rentang 5.100-5.150. Adapun proyeksi Herditya, IHSG akan bergerak di rentang 4.970-5.130. (Kontan/Akhmad Suryahadi)

Bank Syariah Pastikan Dana Calon Jemaah Haji Batal Berangkat Tetap Aman

Hotline Semarang : Nomor Telepon Tiba-tiba Berpindah Kepemilikan

Wali Kota Washington DC Minta Trump Tarik Tentara Nasional dari Wilayahnya, Trump Sebut tak Kompeten

Perpres Jokowi: Gaji PNS Dipotong 2,5 Persen, Apa Beda Tapera dan Bapertarum? Ini Rinciannya

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved