Breaking News:

Virus Corona Jateng

Pondok Pesantren di Kudus Belum Berani Terima Santri Dari Luar Kota‎

Sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Kudus masih membatasi kedatangan santri yang berasal dari luar kota

Tribun Jateng/Raka F Pujangga
Sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Kudus masih membatasi kedatangan santri yang berasal dari luar kota. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Kudus masih membatasi kedatangan santri yang berasal dari luar kota.

Pengasuh Pondok Pesantren ‎Darul Falah, KH Ahmad Badawi, mengatakan, jumlah santri yang diasuhnya di sana mencapai 1.300 orang yang mayoritas berasal dari luar kota.

"Sebanyak 95 persennya santri kami dari luar kota. Sedangkan sisanya dari dalam Kabupaten Kudus," jelas dia, disela-sela penyerahan bantuan dari Pemkab Kudus, Rabu (10/4/2020.

Promo Superindo Hari Kerja 8-11 Juni 2020, Diskon Buah hingga 45 Persen, Berikut Daftar Lengkapnya

Chord Kunci Gitar Menepi Ngatmombilung Cover Guyon Waton

Vicky Prasetyo Hampir Jadi Pamannya, Nikita Willy: Kayaknya Tante Aku Ditipu, Alhamdulillah Kandas

Shin Hye Sun dan Kim Jung Hyun Jadi Pemeran Utama Drakor Queen Cheorin, Tayang Akhir 2020

‎Santri yang berada di pondok pesantren tidak diperkenankan untuk pulang ke rumah sementara waktu.

Sebaliknya, santri yang sudah terlanjur kembali ke rumah pun terpaksa mengikuti pembelajaran virtual melalui daring.

"Jadi saat ini yang masih aktif dan tinggal di pondok pesantren ini ada sekitar 200 orang," jelas dia.

‎Pihaknya juga telah menekankan untuk para santri menghindari penggunaan peralatan mandi dan barang-barang lainnya secara bersama.

Setiap santri harus memiliki peralatan mandi, pakaian, alat makannya sendiri-sendiri untuk mencegah terjadinya penularan covid-19.

"Kebersamaan itu tidak harus ditunjukkan dengan menggunakan barang bersama. Jadi di sini sudah tidak ada," ujarnya.

Sementara itu, Ukhawatun Hasanah, Pengasuh Putri Pondok Pesantren‎ Sirajul Hannan menjelaskan, masih belum berani menerima santri dari luar kota.

Halaman
123
Penulis: raka f pujangga
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved