Breaking News:

Promoter Polda Jateng

Di Jawa Tengah Sudah Terbentuk 1.915 Kampung Siaga Covid-19

Polda Jawa Tengah telah membentuk 1.915 Kampung Siaga Covid-19 di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
ILUSTRASI - Penyerahan bantuan dari Kapolda Jawa Tengah untuk kampung siaga Covid-19 di Keluarah Panggung Lor, Semarang Utara 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polda Jawa Tengah telah membentuk 1.915 Kampung Siaga Covid-19 di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Kampung tersebut disiapkan untuk menyongsong kenormalan baru ketika diterapkan.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan, kampung siaga merupakan bagian dari upaya masyarakat dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Mesum di Semak Sekolah: Pasangan ABG Ini Paksa Meneruskan Aksinya Lalu Diperkosa di Depan Pacarnya

Menteri Erick Thohir Angkat Polisi Penangkap Tommy Soeharto Jadi Komisaris PT Bukit Asam

Pencairan Insentif Kartu Pra Kerja Lamban, Fitur Ganti Rekening Bermasalah, Ini Jawaban Admin

Banyak Diburu, Berikut Ini Daftar Harga Sepeda Polygon dari Berbagai Seri

Di kampung siaga, katanya, masyarakat dilibatkan sepenuhnya dalam upaya pencegahan.

Mulai dari pengecekan suhu tubuh bagi mereka yang datang ke kampung, sampai pada tahap kepedulian sesama warga dalam menjamin kebutuhan pangan warga lain yang kurang mampu.

"Di kampung siaga itu social bonding, warga yang mampu membantu yang kurang mampu," kata Kombes Pol Iskandar, Kamis (11/6/2020).

Saat ini Kabupaten Brebes menjadi daerah dengan jumlah kampung siaga terbanyak di Jawa Tengah, yakni sebanyak 297 titik kampung siaga.

Program Kampung Siaga yang digalakkan oleh Polda Jawa Tengah inilah yang kemudian menjadikan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi menuai pujian dari Kapolri Jenderal Idham Azis.

Sebab, kampung siaga dinilai menjadi kampung yang siap dalam upaya pencegahan Covid-19.

Kombes Pol Iskandar melanjutkan, dengan adanya kampung siaga ini, ke depan jika diberlakukan kenormalan baru, setidaknya Jawa Tengah sudah siap dengan hal tersebut.

"Ke depan, sudah masuk tatanan baru atau new normal Jawa Tengah siap untuk mendukung itu," kata dia. (goz)

Meski Pandemi Corona, Ekspor Teh Hitam Asal Jawa Tengah Terus Berlanjut

Pandemi Virus Corona, Laporan Kasus Penggelapan di Polres Salatiga Naik 50 Persen

Wali Kota Tegal Serahkan Santunan Kepada Ahli Waris Sekretaris Kelurahan Margadana Meninggal

Siulan Tono Panggil Ratusan Kucing Jalanan di Semarang, Tiap Malam Datangi Pasar Beri Makan dan Obat

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved