Breaking News:

Berita Wonosobo

Pentas Tari Rampak Gimbal di Wonosobo Batal karena Pandemi Virus Corona

Wabah Covid 19 bukan hanya berdampak pada sektor sosial dan ekonomi, namun juga berimbas pada bidang kesenian.

Tribun Jateng/Alaqsha Gilang Imantara
ILUSTRASI Pentas Seni 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Wabah Covid 19 bukan hanya berdampak pada sektor sosial dan ekonomi, namun juga berimbas pada bidang kesenian.

Karya seni semisal tari atau musik umumnya dipentaskan agar menuai apresiasi dari masyarakat.

Pentas seni jadi ajang bagi seniman untuk unjuk gigi di hadapan publik.

Lebih dari 3 Ribu Orang Indonesia, Vietnam dan Filipina Pindah Jadi Warga Negara Taiwan

Lihat Polisi Diserang di Pinggir Jalan, Pria Ini Bukannya Bantu Malah Berfoto Selfie

Pencairan Insentif Kartu Pra Kerja Lamban, Fitur Ganti Rekening Bermasalah, Ini Jawaban Admin

Gara-gara Ucapan Anang Hermansyah, Aurel Bersikap Begini ke Krisdayanti

Karena wabah korona, seniman pun harus menunda atau membatalkan pementasan karyanya di muka publik.

Sebab, pemerintah melarang masyarakat untuk menciptakan kerumunan demi memutus mara rantai penyebaran virus korona.

Seniman asal Banjarnegara Mulyani mengatakan, pihaknya harus membatalkan pentas seni atau gebyar karya di alun-alun Kabupaten Wonosobo yang sedianya dilaksanakan pada Maret 2020 lalu.

Padahal, pihaknya telah melakukan persiapan matang untuk acara itu.

200 pemain Bundengan siap memainkan alat musik tradisional yang berbunyi mirip gamelan itu dalam even tersebut.

500 penari juga telah disiapkan untuk membawakan tarian Rampak Gimbal yang menjadi sesi andalan dalam acara itu.

Kegiatan itu melibatkan siswa SMPN 2 Selomerto Wonosobo.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved