Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

PPNI Jateng dorong Perawat Sosialisasikan New Normal di Daerah Masing-masing

Edi menambahkan, pihaknya menekankan untuk mengkampanyekan pola hidup sehat terutama yang ada di desa-desa

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Umat Muslim menunaikan shalat Jumat di Masjid Agung Al-Barkah, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat, (29/5/2020). Kota Bekasi menjajaki hidup normal baru atau new normal dengan mengizinkan warganya kembali menggelar shalat Jumat di masjid di 50 kelurahan zona hijau atau bebas Covid-19 pada Jumat (29/5/2020). Shalat Jumat digelar dengan protokol ketat pencegahan Covid-19 dan hanya diikuti terbatas oleh warga yang bermukim di sekitar masjid. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah mendorong para perawat yang ada di Jawa Tengah untuk terus gencar melakukan kampanye protokol kesehatan menyambut era new normal.

Ketua DPW PPNI Jawa Tengah, Edi Wuryanto mengatakan saat ini perawat melalui puskesmas dan layanan kesehatan masyaralat yang bersifat publik (Public Health).

Para pwrawat didorong untuk mengkampanyekan pola hidup swhat terutama yang di titik atau pusat pergerakan berkumpulnya orang di pasar dan tempat umum lainnya.

Tak hanya itu, yang mau sekolah harus kita cek apakah mereka melakukan upaya protokol kesehatan dengan baik atau tidak. Itu yang kita lakukan sehingga ada kemandirian rakyat untuk melawan Covid," kata Edi.

Jadi perawat sekarang kami geser perannya lebih kepada penyiapan masyarakat agar secara mandiri mereka merubah pola hidup sehatnya untuk mengikuti protokol-protokol kesehatan yang sudah dikampanyekan pemerintah," jelasnya.

Edi menambahkan, pihaknya menekankan  untuk mengkampanyekan pola hidup sehat terutama yang ada di desa-desa.

Para perawat dilibatkan untuk mendampingi masyarakat.

Senab menurut Edi, hanya dengan perubahan perilaku masyarakat yang positif terhadap protokol kesehatan untuk bisa memasuki era new normal.

"Baik perawat yang ada di puskesmas, mereka punya daerah-daerah binaan desa.

Melalui program puskesmas yang perawat turun ke desa, dia akan bersama dengan tokoh-tokoh masyarakat untuk menggerakkan pola hidup sehat bagi masyarakat," ungkapnya.

Agar protokol kesehatan bisa diikuti dengan baik. Perawat juga  dilibatkan ke pasar, terminal, dan pusat-pusat bisnis yang saat ini mulai di buka pemerintah.

"Sesuai dengan pembukaan sektor ekonomi oleh pemerintah, perawat kami dorong untuk ke sana.

Perawat puskesmas turun ke pasar memantau apakah protokol kesehatan di pasar, pertokoan atau layanan-layanan publik, kita dorong untuk kampanye di situ," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved