Virus Corona Jateng
PPNI Jateng dorong Perawat Sosialisasikan New Normal di Daerah Masing-masing
Edi menambahkan, pihaknya menekankan untuk mengkampanyekan pola hidup sehat terutama yang ada di desa-desa
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah mendorong para perawat yang ada di Jawa Tengah untuk terus gencar melakukan kampanye protokol kesehatan menyambut era new normal.
Ketua DPW PPNI Jawa Tengah, Edi Wuryanto mengatakan saat ini perawat melalui puskesmas dan layanan kesehatan masyaralat yang bersifat publik (Public Health).
Para pwrawat didorong untuk mengkampanyekan pola hidup swhat terutama yang di titik atau pusat pergerakan berkumpulnya orang di pasar dan tempat umum lainnya.
Tak hanya itu, yang mau sekolah harus kita cek apakah mereka melakukan upaya protokol kesehatan dengan baik atau tidak. Itu yang kita lakukan sehingga ada kemandirian rakyat untuk melawan Covid," kata Edi.
Jadi perawat sekarang kami geser perannya lebih kepada penyiapan masyarakat agar secara mandiri mereka merubah pola hidup sehatnya untuk mengikuti protokol-protokol kesehatan yang sudah dikampanyekan pemerintah," jelasnya.
Edi menambahkan, pihaknya menekankan untuk mengkampanyekan pola hidup sehat terutama yang ada di desa-desa.
Para perawat dilibatkan untuk mendampingi masyarakat.
Senab menurut Edi, hanya dengan perubahan perilaku masyarakat yang positif terhadap protokol kesehatan untuk bisa memasuki era new normal.
"Baik perawat yang ada di puskesmas, mereka punya daerah-daerah binaan desa.
Melalui program puskesmas yang perawat turun ke desa, dia akan bersama dengan tokoh-tokoh masyarakat untuk menggerakkan pola hidup sehat bagi masyarakat," ungkapnya.
Agar protokol kesehatan bisa diikuti dengan baik. Perawat juga dilibatkan ke pasar, terminal, dan pusat-pusat bisnis yang saat ini mulai di buka pemerintah.
"Sesuai dengan pembukaan sektor ekonomi oleh pemerintah, perawat kami dorong untuk ke sana.
Perawat puskesmas turun ke pasar memantau apakah protokol kesehatan di pasar, pertokoan atau layanan-layanan publik, kita dorong untuk kampanye di situ," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kompas.jpg)