Breaking News:

Berita Kudus

Hartopo Apresiasi Layanan Cepat Tanpa Kontak Fisik  BPJAMSOSTEK Kudus

Plt Bupati Kudus, HM Hartopo mengunjungi pelayanan di Kantor BPJAMSOSTEK Kudus, Selasa (16/6/2020).

Istimewa
Plt Bupati Kudus, HM Hartopo, bersama Kepala BPJAMSOSTEK Kudus, Ishak, saat mengunjungi kantor BPJAMSOSTEK Kabupaten Kudus, Selasa (16/6/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Plt Bupati Kudus, HM Hartopo mengunjungi pelayanan di Kantor BPJAMSOSTEK Kudus, Selasa (16/6/2020).

Hartopo mengapresiasi pelayanan cepat  tanpa kontak fisik melalui layanan online dan video conference dengan sistem 'one to many' oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).

Satu petugas dapat melayani sampai empat pekerja sekaligus secara bersamaan dalam pencairan klaim Jaminan Hari Tua dengan menggunakan media virtual sehingga tidak perlu ada kontak langsung sesuai protokol Kesehatan di tengah pencegahan Covid-19 di kabupaten kudus. 

"Layannan  one to many secara virtual sangat cocok di terapkan menghadapi situasi new normal sesuai protokol kesehatan dalam pencegahan dan memutus mata rantai penularan covid 19," kata Hartopo, Selasa (16/6/2020).

Selain itu, layanan dengan video conference dapat menjadi solusi cepat untuk memberikan layanan optimal kepada masyarakat.

"BPJAMSOSTEK diharapkan terus melakukan inovasi dan peningkatan pelayanan dan setiap pekerja dapat dengan mudah memperoleh perlindungan," jelasnya.

Penerapan antrian online melalui antrian.bpjsketenagakerjaan. go.id, memudahkan pekerja mengupload dokumen yang dibutuhkan dan petugas akan menghubungi melakukan wawancara sesuai jadwal dan tanggal yang telah dipilih sehingga tidak perlu mendatangi kantor BPJAMSOSTEK.

Kunjungan kerja tersebut sekaligus penyerahan bantuan BPJAMSOSTEK secara simbolis berupa Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 80 buah kepada lima rumah sakit, pemberian suplemen vitamin dan masker kepada pekerja.  

Kemudian penyerahan santunan jaminan kematian kepada ahli waris perangkat desa dan guru Madrasah diniyah yang meninggal dunia dan pemberian tanda kepesertaan program Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan.

"Bulan Mei lalu sedikitnya tiga orang  perangkat desa dan tiga guru madrasah diniyah yang meninggal dunia masing-masing  mendapatkan santuan jaminan kematian minimal Rp 42 juta setiap ahli waris," ungkap Kepala BPJAMSOSTEK Kudus, Ishak. 

Selain layanan antrian online dan manual melalui video conference, pihaknya juga memberikan layanan dengan menggunakan pembatas aklirik sehingga diharapkan peserta dapat terlayani dengan baik.

"Kami sarankan agar menggunakan layanan online maupun video conference one to many yang telah disiapkan untuk kepetingan bersama terkait penerapan protokol kesehatan dan pencegahan penularan Covid -19," ujar Ishak.

(raf)

Penulis: raka f pujangga
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved