Breaking News:

Halal Bihalal 2020

Halal Bihalal, PT Pegadaian Kanwil XI Semarang Ajak Pegawai dan Nasabah Hijrah ke New Normal

PT Pegadaian Kanwil XI Semarang menggelar tausiyah virtual dalam rangka halal bihalal dengan mengangkat tema Pegadaian berhijrah

Istimewa
EVP PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, Mulyono (sebelah kanan), saat mendengarkan tausiyah virtual yang disampaikan ustadz Wijayanto melalui live streaming Youtube PT Pegadaian (Persero), Selasa (16/6/2020). 

Sementara itu dalam tausiyahnya, ustadz Wijayanto menyampaikan, halal bihalal tidak akan berhasil atau gagal manakala masih ada penyakit milenial yaitu SMS yang berarti SMS yaitu senang melihat orang susah, susah melihat orang senang.

"Jadi kita bisa dikatakan gagal dalam melakukan halal bihalal, gagal dalam melakukan pertemuan dalam satu kantor, kelihatannya duduk dalam satu kantor, tapi hatinya pecah," katanya.

Oleh karena itu, menurutnya, tema kali ini sangat tepat. Terlebih saat ini masih bulan Syawal. Ia memaparkan, Syawal berarti peningkatan, dengan harapan setelah Ramadan maka akan menjadi lebih baik. Termasuk juga Pegadaian harus lebih baik dari kemarin.

Dikatakannya, untuk mencapai suatu keberkahan dalam bekerja, maka harus memenuhi empat hal. Yaitu niat kerja, cara kerja, bidang kerja dan terakhir hasil kerja.

"Niat kerja dalam hal ini, niat yang benar tentunya. Anda semua yang kerja di Pegadaian agar meniati kerja sebagai ibadah. Karena itu nanti yang menentukan bagaimana kerja kita. Karena kalau kerja tidak niat ibadah maka integritasnya sulit dijaga," paparnya.

Tak hanya itu, jika nanti bekerja sudah tidak dengan hati, pengaruhnya ke kinerja. Sudah dipastikan team work orang tersebut rendah, budgeting rendah dan produktivitas juga rendah.

"Dengan begitu, orang tersebut sudah dipastikan mudah marah. Jika sudah demikian, bagaimana kita mau menuju keberkahan?" tambahnya.

Kemudian cara kerja. Ia menuturkan, di momentum idulfitri ini maka harus dijaga empat nilai. Yaitu nilai-nilai kebenaran, kebaikan, keindahan, dan kesucian. Yang mana idulfitri bisa diartikan kembali ke kebenaran, kembali ke kebaikan, kembali ke keindahan, dan kembali ke kesucian.

"Itulah idul fitri. Itu juga yang akan menyelamatkan kita ketika di akhirat. Maka kerja secara benar, secara profesional," terangnya.

Begitu juga untuk bidang kerja dan hasil kerja. Keduanya juga harus disatukan dengan bagaimana niat bekerja. Sehingga, nantinya akan memperoleh hasil kerja yang baik dan membawa keberkahan bagi keluarga. (Ute)

Buronan FBI Russ Albert Medlin Gemar Booking Gadis di Bawah Umur dan Direkam Saat Berdegan Mesum

HATI-HATI: Bermodal Editan Bukti Tranferan Dua Pemuda Tipu Toko Elektronik, Ini Modusnya

Berikut di Cuaca Menurut BMKG Kabupaten Sragen Hari ini, Rabu 17 Juni 2020

Kalahkan Werder Bremen, Bayern Munchen Juarai Liga Jerman 8 Kali Berturut-turut

Penulis: Restu Trisna Wardani
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved