Berita Semarang

Jangan Beri Tugas Anak PAUD Selama Pandemi Corona, Berpotensi Bikin Stres

Pakar Pendidikan Unnes Ali Formen menyampaikan anak PAUD sebaiknya jangan diberi tugas selama pandemi corona.

istimewa
Ilustrasi PAUD. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam masa pandemi, dunia pendidikan seolah dipaksa untuk berinovasi dan melakukan pembelajaran tanpa tekanan.

Hal itu juga berlaku untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Pakar Pendikan PAUD Unnes, Ali Formen menyampaikan sebenarnya keselamatan dan kesejahteraan anak adalah yang utama.

Kades Pekuncen Banyumas Umumkan Babi Hutan Berjari Kaki Mirip Manusia Sudah Tak Ada di Desanya

Nama Yulia Fera Mendadak Viral karena Temuan Bungkusan Pocong di Kuburan Kudus, Ini Sosoknya

13 Daerah di Jateng yang Dilewati Gerhana Matahari Cincin 21 Juni, Masyarakat Diimbau Tenang

Update Virus Corona Kota Semarang Terbaru, Pedurungan Tertinggi Tugu Nol Kasus

Maka, tidak boleh memberikan beban yang lebih kepada anak usia dini.

Bilamana dipaksakan dengan tugas-tugas, anak akan stres.

"Padahal tujuan PAUD adalah menstimulasi perkembangan secara holistik."

"Justru kalau dari tugas itu kesejahteraannya tidak terpenuhi maka tidak ada gunanya," ucap Ali Formen kepada Tribun Jateng, Jumat (19/6/2020).

Maka, menurutnya prinsip yang penting diterapkan adalah kolaborasi antara orangtua dan guru.

Dia menuturkan, waktu paling banyak dihabiskan oleh anak adalah di rumah bersama orangtua.

"Jadi, kalau kedua orangtua anak tidak di rumah ini akan jadi problem."

"Jadi, prinsip kolaborasi ini menjadi penting," ucapnya.

Prinsip lain yang juga tidak kalah penting adalah memanfaatkan apa yang ada di rumah.

Misalnya, orangtua punya bumbu dapur, bisa digunakan untuk perangkat belajar anak.

"Atau bisa yang sederhana soal buah yang biasa dimakan," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved