Breaking News:

Berita Jateng

Rawa Pening Kian Dangkal, Kodam IV/Diponegoro dan BBWS Upayakan Revitalisasi

anau Rawa Pening ternyata setiap tahunnya mengalami pendangkalan parah sehingga mendapat perhatian serius dari Kodam IV/Diponegoro.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
Penandatanganan MOU penyelamatan Rawa Pening disaksikan oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi dan Kepala BBWS Pemali Juana Muhammad Adek Rizaldi di Kantor Kodam, Rabu (24/6/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Danau Rawa Pening ternyata setiap tahunnya mengalami pendangkalan parah sehingga mendapat perhatian serius dari Kodam IV/Diponegoro dan Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juwana (BBWS).

Mereka lakukan upaya penyelamatan Danau Rawa Pening atau revitalisasi melalui penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) yang dilaksanakan di aula markas Kodam IV/Diponegoro, Semarang, Rabu (24/6/2020)

Penandatanganan MOU dilakukan oleh Kasdam IV/Dip Brigjen TNI Widi Prasetijono dan Kepala Satker Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air BBWS, Lalu Ardian Bagus Nugroho, disaksikan oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi dan Kepala BBWS Muhammad Adek Rizaldi.

Menurut Pangdam, danau alam Rawa Pening yang membentang di wilayah Kecamatan Ambarawa, Bawen, Tuntang, dan Banyubiru Kabupaten Semarang mengalami pendangkalan yang cukup signifikan.

Dari data BBWS sebelum tahun 1990, Rawa Pening memiliki kedalaman 15 meter. Namun beberapa tahun yang lalu kedalamannya tercatat hanya 3 meter.

"Setiap tahunnya terjadi pendangkalan setinggi 42 sentimeter lantaran faktor sampah yang berasal dari pabrik, rumah tangga, dan 14 anak sungai."

"Selain itu pertumbuhan enceng gondok yang tidak terkendali mengakibatkan danau seluas 2.670 hektare ini masuk dalam daftar 15 danau kritis di Indonesia," paparnya.

Pangdam melanjutkan, pimpinan TNI Angkatan Darat telah memberikan persetujuan untuk dilaksanakan perjanjian kerjasama Revitalisasi tersebut.

Hal ini merupakan bentuk komitmen pimpinan TNI Angkatan Darat dalam rangka ikut berperan meningkatkan pengelolaan sumber daya air dan pendayagunaan sumber daya alam termasuk pengendalian terhadap daya rusak air khususnya yang terjadi di wilayah Jawa Tengah.

“Terpeliharanya keberadaan danau Rawa Pening dan tampungannya serta kelestarian fungsi danau, tentunya dapat menjaga kelangsungan ekosistem yang ada di danau sehingga pengembangan dan pendayagunaan sumber daya air dapat dilaksanakan secara lebih maksimal," tegasnya.

Pangdam mengatakan, melalui penandatanganan kesepakatan bersama ini, diharapkan dapat terwujud keterpaduan program dan kolaborasi yang efektif sehingga pelaksanaan kegiatan dapat lebih bersinergi dalam pemanfaatan sumber daya yang ada.

“Hal ini tentu saja dapat mencegah kerusakan air danau dari gangguan, baik yang disebabkan oleh alam maupun oleh tindakan manusia. Inilah sesungguhnya yang menjadi tujuan dan sasaran dari kerjasama ini," katanya.

(iwn)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved