Breaking News:

Berita Sragen

Sosialisasi Jogo Tonggo ke Kades dan Camat se-Sragen, Dinkes: Tiap Hari Harus Bikin Laporan

Pemkab Sragen bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen berikan sosialisasi terkait gerakan "Jogo Tinggo" yang digalakkan Gubernur Jateng Ganjar Pranow

Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Hargiyanto ketika memberikan materi kepada Kades dan Camat se-Sragen di gedung SMS Sragen, Kamis (25/6/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Pemkab Sragen bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen berikan sosialisasi terkait gerakan "Jogo Tinggo" yang digalakkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Dalam sosialisasi tersebut disampaikan beberapa materi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Hargiyanto kepada kepala desa, camat yang ada di Sragen di gedung SMS Sragen.

Hargi menyampaikan anggota Jogo Tonggo terdiri dari karang taruna, dasa wisma, posyandu, pendamping PKH, PPL (pertanian), pendamping desa, linmas, bidan desa, warga dan organisasi lainnya.

Sementara prinsip kerja satgas Jogo Tonggo yaitu kemanusiaan, gotong royong, melibatkan semua pihak, non permanen dan transparan.

"Ketua Jogo Tonggo ialah ketua RW, wakil ketua seluruh ketua RT, di bawahnya sekretaris bendahara, kemudian satgas kesehatan, satgas ekonomi, satgas sosial dan keagamaan dan satgas hiburan," kata Hargi.

Hargi menyampaikan satgas Jogo Tonggo memberikan laporan rutin setiap hari kepada kades perihal warga yang dirawat di RS, warga yang sembuh dari perawatan, warga yang sudah dan belum mendapatkan bantuan.

"Warga yang melakukan karantina mandiri 14 hari, ketersediaan sembilan bahan pokok, jam kunjungan warga/tamu, jadwal ronda, hingga informasi penting lainnya," kaya Hargi.

Sementara itu, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati pada kesempatannya menyampaikan satgas Covid-19 dan relawan begitu berperan dalam pencegahan Covid-19.

"Semua satgas Covid-19 Sragen sudah bekerja semaksimal mungkin. Angka Covid-19 bisa kita tekan, bahkan jika ada yang tambah pasti ada yang sembuh jadi imbang," kata Yuni.

Yuni juga meminta kepada para Kades agar tidak membubarkan relawan di desa yang telah fokus ke para Pelaku Perjalanan (PP).

Halaman
12
Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved