Breaking News:

Virus Corona Jateng

Satpam Perguruan Tinggi di Semarang Asal Tulung Klaten Positif Covid-19, Ini Kronologinya

Suyamto mengatakan 1 warganya yang terpapar Covid-19 yang sehari-hari bekerja sebagai Satpam di Semarang

Editor: muslimah
Shutterstock
Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona 

TRIBUNJATENG.COM, KLATEN – Petugas satuan pengamanan (Satpam) asal Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten yang terpapar Corona diduga tertular saat berkerja di lingkungannya di sebuah perguruan tinggi di Semarang.

Camat Tulung, Suyamto membenarkan ada warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19 seperti yang disampaikan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Klaten pada Jum'at (27/6/2020).

Kisah Perjuangan Hidup Mati Pemulung Asal Wonosobo Melahirkan di Semak-semak Hanya Beratapkan Kardus

Senjata dan Perlengkapan Serma Rama Dirampok Ketika Tak Sadarkan Diri Usai Ditembak di Kongo

Alasan Fabiola Elizabeth Resmi Bercerai dengan Reza Smash

New Tim Elang Semarang Bubarkan Gerombolan Pemuda yang Jaga Kampung Sembari Tenggak Congyang

"Benar, ada warga kami yang terkonfirmasi positif Covid-19," kata Suyamto kepada TribunSolo.com, Sabtu (27/6/2020).

Suyamto mengatakan 1 warganya yang terpapar Covid-19 yang sehari-hari bekerja sebagai Satpam di Semarang.

Dia menduga FWB terpapar Covid-19 saat melakukan aktivitas pekerjaan di sana.

"Pasien beprofesi sebagai satpam di perguruan tinggi di Semarang, dimungkinkan FWB terpapar saat bekerja," ucap dia.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pasien FWB sebelumnya mempunyai riwayat penyakit selama ini.

"FWB, sebelumnya ada riwayat penyakit gula dan tensi yang tinggi," kata Suyamto.

Menurutnya, FWB melakukan perjalanan pulang ke rumahnya di Kecamatan Tulung dari tempat dia bekerja di Semarang hanya seminggu sekali.

Saat FWB pulang ke Tulung, FWB jatuh sakit dan dibawa ke rumah sakit kecil di Tulung, lalu dirujuk ke RSUD Pandan Arang Boyolali sejak sejak 19 Juni 2020.

"Setelah dirujuk di sana dan dites, ternyata hasilnya positif Covid-19," ujar dia.

Suyamto mengaku, hari ini pihaknya akan melakukan tracing bagi siapa saja yang kontak dengan pasien FWB.

"Dokter dari puskesmas kecamatan akan melakukan tracing bagi siapa yang kontak erat dengan pasien FWB," tutur Suyamto. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Kronologi Satpam Perguruan Tinggi di Semarang Asal Tulung Klaten yang Divonis Positif Covid-19

Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved