Breaking News:

Liputan Khusus

Maraknya Pengguna Sepeda Perlu Disiapkan Jalur Khusus

Sepeda merupakan satu diantara kendaraan yang bisa digunakan sebagai media olahraga maupun transportasi. Namun di Indonesia, belum ada UU lalu lintas

Editor: Catur waskito Edy
deni
Mobil parkir di jalur sepeda yang berada di Jalan Kartini Kota Salatiga, Selasa (26/4/2016). Warga menilai keberadaan jalur sepeda belum efektif dan belum sesuai peruntukannya 

TRIBUNJATENG.COM -- Sepeda merupakan satu diantara kendaraan yang bisa digunakan sebagai media olahraga maupun transportasi. Namun di Indonesia, belum ada UU lalu lintas yang mengatur pengguna sepeda di jalan.

Alhasil, pihak berwenang tidak bisa memberikan sanksi maupun denda kepada pengguna sepeda, ketika melanggar aturan lalu lintas di jalan. Baik melanggar marka, melanggar lampu lalu lintas, maupun ketentuan aturan lain yang ada di jalan.

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi, menjelaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Semarang. Terlebih saat ini pengguna sepeda sedang mengalami lonjakan drastis.

"Kami akan coba berkoordinasi dengan Dishub Kota Semarang dahulu. Setidaknya disiapkan jalur khusus untuk pesepeda dan ruas jalan mana saja yang boleh dilalui pengguna sepeda," ujarnya.

Dalam undang-undang lalu lintas, pengguna sepeda disamakan dengan pejalan kaki. Jika disamakan, maka pengguna sepeda mendapatkan prioritas ketika berada di jalan.

"Di undang-undang lalu lintas ada, pengendara kendaraan bermotor wajib memberikan kesempatan pejalan kaki untuk menyeberang. Maka jika disamakan dengan pesepeda, setidaknya dapat prioritas yang sama," paparnya.

Namun, faktanya pengguna sepeda juga memiliki risiko yang sama dengan pengguna kendaraan bermotor. Sebab, sepeda mampu melaju hingga kecepatan 70 km/jam.

"Dari yang saya pelajari, semakin cepat kendaraan itu melaju, maka akan semakin berisiko pula bagi penggunanya. Sehingga, penggunaan sepeda di jalan seharusnya diatur dalam undang-undang lalu lintas," tegasnya.

Tak hanya membahayakan diri sendiri. Menggunakan sepeda juga bisa membuat celaka orang lain. Apabila penggunanya tidak mematuhi rambu lalu lintas.

"Terkadang ada pesepeda yang seenaknya sendiri pindah jalur. Melawan lampu lalu lintas. Apakah tindakan seperti itu tidak membahayakan pengguna jalan yang lain? Tapi kalau sudah ada kejadian, pasti yang akan disalahkan adalah pengguna kendaraan bermotor. Ini fenomena yang menarik memang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved